Kita semua tentu sangat prihatin terhadap kasus yg terjadi pada sejawat kita pekerja kesehatan yang mendapat musibah kecelakaan, dan khususnya kepada keluarga korban yang meninggal. semoga semuanya di berikan ketabahan. Menurut pengetahuan saya, selama kita mengemudikan kendaraan, baik itu mobil biasa atau mobil khusus (baca; ambulan), yang paling utama adalah keamanan dan keselamatan. Kita tidak mau sopir ambulan malah diangkut oleh ambulan lain artinya mau menolong malah minta tolong... Kita semua sadar tidak jarang kalo mobil polisi, ambulans dan pemadam kebakaran "menerobos" lampu merah, padahal peraturan internasional yg berlaku adalah lampu merah "stop" dstnya... Dalam kasus ini kita dapat ambil pelajaran , pertanyaan apakah si sopir ambulan sudah melihat keadaan perempatan jalan ( lampu merah) aman untuk di lalui? Ia harus melihat kearah mata sopir kendaraan lain seolah2 kita minta ijin untuk menerobos, jika sopir mobil lain melambatkan atau berhenti barulah kita boleh menerobos lampu merah... apakah bapak sopir ambulan sudah pernah di training khusus emergensi respon atau ambulan?, yg tentunya banyak perbedaan dg mengendarai mobil pribadi... Juga tingkat kekritisan pasien yg ada dalam ambulan apakah prioritas 1, 2 atau 3 ( transfer biasa seperti x-ray or rujukan OPD)? Semua ini perlu dipertimbangkan dalam mengendarai ambulans. Sebaliknya sopir mobil lain(pribadi), ketika melihat atau mendengar sirene ambulans harusla respek dan tergugah hatinya dgn memberi jalan kepada ambulans, "bagaimana jika yg didalam ambulans itu keluarga anda? tentu anda ingin cepat sampai di rumah sakit untuk mendapat pertolongan semestinya..khan? Kalo mereka menghambat laju kendaraan emergensi, tentunya mereka diberikan sangsi setimpal juga.. Mudah2an kasus ini bisa terselesaikan dgn bijak dan tidak terulang lagi dimasa akan datang.. DRIVE SAFETY, ARRIVE SAFELY... Salam Sopir ambulans..
----- Original Message ---- From: Bagus Budiharto <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Sunday, June 15, 2008 18:05:15 Subject: Re: [indofirstaid.com]: Tanggapn Mengenai Kecelakaan Ambulance 118 pada tanggal 1 Juni 2008 yang perlu dicek mah menerutku POLISI nya..... katanya tau ttg peraturan lalu lintas.....masak ga tau masalah yang mana yang didahulukan. ..... bayangkan,,, ,,,,,, sudah nganter pasien.... masih sampai meninggal lagi belum ada yang parah.... gimana tuh polisi.... ga punya rasa kemanusiaannya ya...... coba cek ke korban selamat selain sopir.... apakah sudah menjalankan prosedur penggunaan ambulance di lalu-lintas? ?? tapi pertanyaannya dikhususkan bagi orang selain sopir or lembaga yang punya ambulance... .. kalau memang tidak menjalankan prosedur, POLISI berarti benar.... tapi sebaliknya.. ... ARTIS punya banyak duit mas / mbak,,, pasti ada pembelaannya lah.... GA MUNGKIN GA ...... apa mau masuk penjara trus rusak nama baiknya..... ehehehehhe sekrang hukum bisa dibeli.... kenapa karena manusia yang menegakkan hukum butuh uang....... ingat sistem prasejarah dulu.... sistem barter sebelum ada mata uang..... ya mirip lah seperti itu.... saling membutuhkan dan menguntungkan. .... walau ada pihak yang dirugikan... mohon maaf atas segala-galanya atas tulisan dan pendapat saya....... maaf kalau ada yang tersinggung berarti benar..... semoga Negara Indonesia menegakkan hukum dengan benar dan adil.... saya merindukan itu...... --- On Fri, 6/13/08, Mamed <Madcity_071280@ yahoo.com> wrote: From: Mamed <Madcity_071280@ yahoo.com> Subject: [indofirstaid. com]: Tanggapn Mengenai Kecelakaan Ambulance 118 pada tanggal 1 Juni 2008 To: indofirstaid@ yahoogroups. com Date: Friday, June 13, 2008, 4:47 AM Mungkin kawan2x semua mengikuti perkembangan dari kasus Kecelakan ambulan AGD 118 pada tanggal 1 Juni 2008 dini hari di daerah Kebayorab Baru JAkarta Selatam. Saat ini kasus tersebut sedang ditanganin oleh Polres Jakarta Selatan, dalam ini menyebabkan 1 orang (pasien Ambulance) meninggal dunia, dan 3orng lain cedera baik ringan sampai berat. yang aneh dalam kasus ini kecelekaan ini melibatkan seorang artis ( Vokalis Band ) dan karena melibatkan artis kasus ini membias ( menurut saya) karena yang disalahkan adalah si pengemudi ambulance yg kata melanggar lampu merah dengan kecepatan tinggi dan si arti bersumpah dia tidak mendengar dan melihat adanya lampu rotator dan siren. saya binun mo tulis apa soalna tdk habis pikir aja......kok yang disalahin malah petugas ambulance gitu...... mohon tanggapannya! !!! Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

