Frans Thamura wrote:
> saya baru ngeblog mengenai keluhan banyak pihak mengenai dunia Java.
> 
> 1. Susah mencari orang Java

Itu karena belajar Java untuk sampai tahap produktif
butuh waktu panjang dan ketekunan. Jadi banyak yang
gugur di tengah jalan. Untuk mengatasinya maka
yang belajar Java harus banyak sekali jumlah orangnya
sehingga kalau banyak yang gugur pun tetap
ada jumlah yang memadai yang mahir Java.

Makanya ide lu untuk Java masuk ke SMK itu
ide yang sudah pas.

> 2. Orang Java itu kelewat mahal

Ini akibat yang no 1. Demand jauh lebih tinggi dari supply
jelas akan mengakibatkan kenaikan harga. Jadi untuk
mengatasinya tingkatkan supply atau turunkan demand.

> 3. Arsitektur Java merupakan momok

Ini bisa diatasi kalau tiap perusahaan invest
developer Java level software architect.
Jadi minimal 1 architect dan banyak developer.
Developer ya ikut arsitektur yang sudah dibuat
si architect. Kalau arsitektur salah si
architect yang digantung. Terus salah satu
developer yang berani dan ambisius naik
jadi architect.

Alternatif lainnya develop aplikasi diatas
framework glue yang sudah merupakan arsitektur
tersendiri macam AppFuse, Grails atau Seam.
Framework yang bisa dijadikan dasar arsitektur
adalah framework yang sudah melingkupi 3
sisi dari MVC. Cuma musti punya orang yang
paham akan framework glue tersebut dan
framework fondasinya. Level orangnya musti
sudah sampai bisa memperbaiki bugs dari
framework glue tersebut.

Kirim email ke