> Programmer yang baik itu tergantung gimana perusahaannya maintain > programmernya aja. Kalau dimaintain dengan bagus juga programmernya > jadi baik. Semua ini harus dilihat dengan kacamata simbiosis > mutualisme. Perusahaan butuh programmer, programmer juga butuh > perusahaannya. Dua-duanya sama-sama untung. >
gue gak percaya ini dg negara yang tidak kondusif, apalagi gue sendiri melihat value perusahaan super buruk dg tinggal disini :) dan kurs yang berbeda jauh dan pasar yang paling kecil di asia pasific gue gak jamin, apapun pasti pindah lah. > Yah gak banyak perusahaan software di Indonesia yang punya kacamata > seperti ini. Dan mereka sampai sekarang masih bingung kenapa turnover > rate-nya tinggi. Hahaha. Padahal jawabannya sudah ada di depan mata > mereka. yoi dan gak ada yang mau kelola kampus dan lihat masalahnya dimana sumber borok negara ini adalah diknas, yang menghasilkan standard pendidikan tidak berguna di industri :) ada yang baru KTSP , tapi gue gak tahu nih jadi gimana jadi lucu aja kuliah gak kuliah sama wae untuk mayoritas orang indo, tetapi untuk minoritas anak kampus TOP F

