Beberapa waktu lalu saya nganter istri ke pasar Rowosari. Sambil nunggu saya 
ngobrol di warung kopi di depan pasar itu, pengen tau pandangan orang2 di situ 
mengenai pilbup Kendal.

Seperti saya duga sebelumnya, mereka tidak memandang penting Bupati yang 
bersih. Yang penting (calon) Bupati yang gampang ngasih duit. Yang, nyah-nyoh, 
nggak perduli uangnya dari mana. Bupati ideal mereka ya seperti Hendi itu, yang 
kata mereka kalo di prapatan suka bagi2 50-ribuan. Saya sampe ngeledek mereka 
begini: “lha njenengan ngertos sing dikorupsi hendi pinten, tapi kok purun mung 
nampi seket ewu?”

 

Ya, begitulah. Konon, pemimpin yang baik akan lahir dari rakyat yang baik pula.

Jadi kalo yang terpilih adalah bobrok, berkaca diri saja, barangkali memang 
mayoritas rakyaknya adalah bobrok. 

Apa boleh buat.

 

Wassalam,

Bowo al-bakasy

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On 
Behalf Of zakiearya
Sent: Monday, June 07, 2010 9:10 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [kendal-online] Pesta Demokrasi Kendal

 

  

Ya semoga aja Kendal tambah baik bukan tambah bobrok. Apalagi sepertinya 
kemarin money politik sudah agak terang-terangan. Jika suatu masalah 
diberikan kepada yang bukan ahlinya, ya tinggal menunggu kehancurannya.

salam,
Zakie

__________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version of virus signature 
database 5177 (20100606) __________

The message was checked by ESET NOD32 Antivirus.

http://www.eset.com



<<image001.jpg>>

<<image002.jpg>>

Kirim email ke