Alhamdulillah... Semoga shodaqoh dan infak akan lebih semarak lagi walaupun sudah gak musim Pilkada lagi. Mudah2an Allah SWT, mengampuni dosa2 orang yg nyebar duit tanpa niat utk mendapatkan pahala dari Allah SWT.
Alfian Ikut prihatin... Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "bambang" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 8 Jun 2010 04:13:28 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [kendal-online] Pesta Demokrasi Kendal Semula dari pepatah "Tut Wuri Handayani"terus diplesetkan menjadi "Tut Wuri sing Mbayari.".....lalu dilanjutkan oleh slogan iklan merek alat olahraga terkenal : "Just Do It " terus diplesetkan menjadi "Just Duit"....Kendal benar-benar hujan duit..... salam Bambang ----- Original Message ----- From: antonsetyo nugroho To: [email protected] Sent: Tuesday, June 08, 2010 2:50 AM Subject: Re: [kendal-online] Pesta Demokrasi Kendal Betul Mas Arlies..positif thingking..cuma saya malu hiks3 punya Bupati istrinya koruptor.,,,(Soalnya saya tau persis kelakuan suaminya pas di sel di bareskrim mabes polri),..Ingat pemimpin bersih itu lahir dari keluarga yg bersih,..Soeharto rusak jg gara2 keluarganya bukan???,..Jangan dininakbobokan dgn uang,..bisa2 bobol BPD lagi..repot nanti... Tp prinsipnya saya menghargai proses demokrasi dan menghormati pemenang,..menyitir pernyataan Mahfud MD Ketua MK,..memang tyt pilkada langsung ini setengahnya bermasalah,..politik bagi2 uang masih mendominasi,.. Selamat menikmati 5 thn kedepan dgn Bupati hasil proses demokrasi (Demokrasi?????)... Salam, Anton --- On Mon, 6/7/10, Arlies Bayu <[email protected]> wrote: From: Arlies Bayu <[email protected]> Subject: Re: [kendal-online] Pesta Demokrasi Kendal To: [email protected] Date: Monday, June 7, 2010, 6:41 PM Benar apa yang disampaikan oleh Pak Budi Yuwono, kita harus mensyukuri hasil dari pemilihan tersebut. Hal seperti itu adalah hal yang lumrah dalam politik. Sungguh ironis saya membaca postingan sebelumnya, yang belum-belum dah berpikiran negatif dengan calon terpilih. Kenapa harus memandang dari suaminya yang katanya bekas koruptor (tapi hati saya tidak berkata seperti itu). Apakah istri seorang yang dikatakan koruptor adalah seorang koruptor juga..Coba renungkan dalam-dalam. Cobalah kita berpikir positif untuk kedepannya, semoga pembangunan yang akhir-akhir ini terhenti seperti pelabuhan Bahurekso bisa berjalan kembali. Kita tunggu saja setelah pemerintahan yang dipimpin oleh pemimpin terbaru berjalan, baru komentar. Jika kita memang warga Kendal, pasti kita akan bangga dengan hasil pilkada ini, bukan malah berduka cita. Intinya kita POSITIF THINKING aja.. Arlies Bayu Swastika +6281320480100 bay_...@yahoo. com www.terminalbahurek so.tk

