Tambahan mas, kalau Kompor tenaga surya yang benar2 murah bisa di baca di tulisan saya ini http://www.kamase.org/2008/06/membuat-kompor-tenaga-matahari/
Salam, Ery Wijaya http://erywijaya.wordpress.com/ ________________________________ From: ery wijaya <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tue, 10 August, 2010 15:23:42 Subject: Re: [kendal-online] Siswa SMK Bina Utama Kendal Ciptakan Kompor Tenaga Surya Gambarnya saya gak punya mas, itu hasil dari copy-paste di Suara Merdeka hehehe Pada prinsipnya Kompor Tenaga Surya itu adalah salah satu bagian kecil dari aplikasi Sell Surya (Photovoltaics/ PV), yakni mengubah energy dari cahaya matahari untuk membangkitkan aliran listrik di dalam sell tersebut. Nah kemudian aliran listrik ini bisa disimpan dalam baterai atau digunakan langsung pada berbagai peralatan listrik. Kalau dalam aplikasi di SMK Bina Utama listrik yang dihasilkan oleh sell surya disimpan ke dalam baterai lalu digunakan untuk sumber listrik pada kompor listrik, bisa juga listrik yang dihasilkan digunakan pada peralatan listrik lainnya seperti lampu, rice cooker, dll. Prinsip kerjanya sangat sederhana sbb: 1. Untuk penggunaan langsung ke alat: Sinar Matahari--> PV/Sell Surya --> Inverter dari DC ke AC (karena listrik dari PV adalah DC) --> peralatan listrik di rumah tangga. 2. Untuk disimpan di baterai: Sinar Matahari --> PV/Sell Surya --> Baterai --> Inverter dari DC ke AC --> peralatan listrik rumah tangga. Sebenarnya penggunaan langsung akan menghemat biaya investasi produk ini, dan juga meningkatkan efisiensi listrik yang dihasilkan, namun penggunaan langsung hanya bisa dilakukan pada siang hari saja. Salam, Ery Wijaya http://erywijaya. wordpress. com/ ________________________________ From: ASROFI <m...@asrofi. web.id> To: kendal-online@ yahoogroups. com Sent: Tue, 10 August, 2010 15:14:49 Subject: Re: [kendal-online] Siswa SMK Bina Utama Kendal Ciptakan Kompor Tenaga Surya Alhamdulillah, Mudah-mudahan info ini dapat berguna buat masyarakat sekitar. Minta gambarnya dong mas ASROFI Address 1 : Jl. RA Kartini No.14 Kebumen Sukorejo Kendal Jawa Tengah Address 2 : Jl. Attahiriyah No.33H Pejaten Barat Pasar Minggu Jakarta Selatan Address 3 : Ds. Getas Blawong Rt.02 Rw.04 Pageruyung Kendal Mobile : +6281 311 661 479 Yahoo : asrofism G-Talk : m...@asrofi. web.id Email : m...@asrofi. web.id Blog : www.asrofi.web. id Office : www.sentraproperty. com 2010/8/10 ery wijaya <muh_ery_wijaya@ yahoo.co. uk> >Siswa SMK Bina Utama Ciptakan Kompor Tenaga Surya BANYAKNYA kasus ledakan elpiji 13 kilogram, memotivasi beberapa siswa SMK Bina Utama Kendal untuk menciptakan sebuah inovasi pembuatan kompor bertenaga surya. Bahkan, kompor yang mulai dirakit sejak satu bulan lalu ini diklaim lebih aman, hemat energi dan efesien dibanding kompor gas dan kompor minyak tanah. > >Dikarenakan, selain bisa digunakan untuk menyalakan kompor, energi sisa yang >didapat dari matahari, bisa digunakan untuk penggunaan barang-barang >elektronik >lain seperti televisi, radio, strika dan sebagainya. >Seperti disampaikan Muhajirin, guru mata pelajaran Teknik Kendaraan Ringan >SMK >Bina Utama yang menjadi pendamping siswa, ide pembuatan kompor tenaga surya >ini >muncul dari siswa kelas tiga di sekolahnya. > >“Dengan banyaknya kasus ledakan kompor gas, beberapa siswa mengusulkan untuk >merancang sebuah kompor dari energi matahari. Karena fasilitas di sekolah >ada, >maka kita secara bersama-sama terlibat untuk menciptakannya. Dan hasilnya >cukup >memuaskan karena bisa dimanfaatkan,” katanya ketika ditemui di acara >Peringatan >Hari Kebangkitan Teknologi Nasional 2010 di Pendapa Kabupaten Kendal, Senin >kemarin (9/8). >Rp 3 Juta Menurutnya, untuk merancang satu komponen kompor tenaga surya dengan > >standar minimal, dibutuhkan biaya sekitar Rp 3 juta. Sementara untuk >perakitan >komponen yang tenaga listriknya bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga >lain, dibutuhkan biaya sekitar Rp 5 juta. > >“Untuk kompornya, bisa menggunakan kompor listrik yang sudah ada di pasaran. >Yang kita rakit adalah komponen penyimpan daya dari sumber matahari, agar >bisa >digunakan sebagai energi menghidupkan kompor listrik. Salah satu alat yang >dibutuhkan yaitu Solar Sell sebagai penyerap energi matahari yang nantinya >akan >diubah menjadi energi listrik,” papar dia. > >Sementara, Tomi Saptio, siswa kelas III SMK Bina Utama yang dipercaya sebagai >leader dalam perakitan kompor tenaga surya menambahkan, untuk menyimpan >tenaga >surya sebelum digunakan sebagai energi pemanas kompor dibutuhkan waktu >sekitar >tiga jam. > > >“Nantinya, energi matahari yang diserap dengan Solar Sell akan disimpan di >dalam baterai. Sehingga juga bisa digunakan saat malam hari,” kata siswa yang >mengaku bisa merakit komponen kompor tersebut dalam 20 menit. > >“Pada siang hari, tenaga surya yang bisa diserap dan diubah menjadi tenaga >listrik mencapai 90 volt. Sementara sore hari, hanya bisa mencapai 14 volt. >Tenaga yang dibutuhkan untuk satu kompor 13 volt,” jelasnya. > >Ditambahkan, kompor tenaga surya rakitan siswa mampu bertahan hingga 20 tahun >pemakaian. Karena masih dalam tahap finishing, kompor tenaga surya ini, >katanya, belum diproduksi secara massal. > >“Pasalnya biaya yang dibutuhkan besar maka kita masih melayani pesanan saja. >Selain aman dan hemat energi, kompor tenaga surya ini juga cepat panas,” >jelasnya. > > Best Regards, > > >Ery Wijaya >http://erywijaya. wordpress. com/ >http://energyplanni ng.wordpress. com > > > > > >

