Produk Beras Tanah Air Belum Mampu Penuhi Kebutuhan
Indonesia Menjadi Negara Konsumsi Beras Tertinggi Dunia

Rabu, 28/09/2011 - 19:07

BANDUNG, (PRLM).- Meski hasil riset perguruan tinggi mengenai diversifikasi
pangan di Indonesia sudah cukup banyak, namun implementasi yang belum
berjalan membuat program substitusi beras belum bisa dilaksanakan. Akibatnya
saat ini Indonesia masih menjadi negara dengan konsumsi beras tertinggi
dunia sementara produksi beras Tanah Air belum mampu memenuhi kebutuhan
tersebut.

"Saat ini konsumsi beras kita 130 kg per kapita per tahun per orang. Angka
ini tertinggi di dunia. Sementara negara lain seperti Jepang, Malaysia,
bahkan Thailand yang merupakan negara penghasil beras tidak sebesar kita.
Ini karena diversifikasi di mereka berhasil sementara di kita belum," kata
Dekan Fakultas Teknik Universitas Pasundan Yudi Garnida yang ditemui usai
Seminar "Meningkatkan Swasembada Pangan dan Energi Dengan Memacu dan
Menggerakkan Semua Sektor Pendukung dalam Menghadapi Krisis Pangan Nasional"
di Kampus Unpas Jln. Dr. Setiabudhi Bandung, Rabu (28/9).
Menurut Yudi, di Unpas saja yakni di jurusan Teknologi pangan sudah cukup
banyak riset yang dihasilkan. Bahkan mayoritas penelitian yang telah
dilaksanakan mengangkat tema mengenai diversifikasi pangan. "Lebih dari 30
penelitian per tahun, mayoritas tentang diversifikasi pangan. Tapi ya itu
tadi implementasi yang lemah membuat hasil-hasil riset di perguruan tinggi
belum bisa dilaksanakan secara kontinyu," ujarnya. (A-157/das)***

http://www.pikiran-rakyat.com/node/160044

Kirim email ke