sakuduna mah budak teh ulah loba teuing dijejelan teori, kudu imbang oge jeung praktek ulah nepi ka teori mah molotok, ari prak2an na teu bisa
________________________________ From: Budi Setiadi <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Wednesday, 12 December 2012, 8:20 Subject: Re: [kisunda] Kurikulum Anyar, 2013? ngiringan, ki. kalimah ieu maksadna kumahanya "Metode pengajaran dibuat untuk merangsang keaktifan siswa". naha bakal seueur laboratorium kanggo praktek? naha bakal sering barudak sakola praktek di luar kelas? naha para guruna tos dilatih kumaha carana sangkan barudak diajak aktif? jiganamah leres, urang bandungan wae percobaan kurikulum teh salam, budi ________________________________ From: Ki Hasan <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, 12 December 2012 7:41 AM Subject: Re: [kisunda] Kurikulum Anyar, 2013? Urang bandungan we, Kang Dikdik. Cenah rek diarahkeun kana penguasaan teknologi. 2012/12/12 Dikdik <[email protected]> > >lamun tea enya mah, hade atuh kurikulum anyar teh ki... >terutama eta pelajaran SD tina 10 jadi 6 mata pelajaran > > > >________________________________ > From: Ki Hasan <[email protected]> >To: Ki Sunda <[email protected]> >Cc: Baraya Sunda <[email protected]>; Urang Sunda ><[email protected]> >Sent: Wednesday, 12 December 2012, 7:28 >Subject: [kisunda] Kurikulum Anyar, 2013? > > > > > >Kurikulum Baru, SMA Tidak Ada Penjurusan >Kamis, 06 Desember 2012 | 14:39 WIB >TEMPO.CO, Jakarta - Kurikulum baru 2013 turut mengubah sistem pendidikan untuk >setingkat sekolah menengah atas. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh, pelajar SMA tidak lagi dibingungkan dengan adanya penjurusan eksakta, sosial, maupun bahasa. "Anak-anak akan dibebaskan memilih pelajaran yang disukai," kata Nuh ketika ditemui di kantornya, Kamis, 6 Desember 2012. > >Menurut Nuh, pendidikan di sekolah lebih baik tidak ada spesialisasi. Alasannya, fakta di lapangan untuk mencari kerja atau meneruskan pendidikan ke jenjang berikutnya tidak ada syarat berasal dari lulusan IPA, IPS, maupun bahasa. "Anak IPS bisa masuk teknik, anak IPA bisa masuk ekonomi, asal lulus ujian masuk," kata Nuh. > >Penjurusan, menurut Nuh, kadang menimbulkan bentuk diskriminasi. Ia menuturkan ada stigma khusus untuk jurusan tertentu yang menimbulkan kemudahan atau hambatan bagi jurusan lain. Misalnya, untuk anak lulusan IPA dianggap lebih pintar dan bisa masuk ke semua jurusan, sedangkan IPS dan Bahasa dianggap tidak mampu. > >Dengan kurikulum baru ini, Nuh yakin tidak khawatir ada mata pelajaran yang kosong karena pelajar bisa memilih sesuai yang diminati. "Banyak siswa yang ambil mata pelajaran x, tapi sedikit yang ambil mata pelajaran y, itu terserah," kata Nuh. Namun, ia tetap meyakinkan ada mata pelajaran wajib yang masih harus diambil setiap pelajar SMA dan sederajat. > >Kurikulum baru akan mulai diperlakukan tahun ajaran baru 2013/2014. Beberapa mata pelajaran dilebur dengan yang lain, dibuat lebih integrasi dan holistik. Untuk mata pelajaran SD yang semula 10 menjadi 6, sedangkan SMP dari 12 menjadi 10. DI lain pihak, pelajar SMA dibebaskan memilih pelajaran yang disukai. Metode pengajaran dibuat untuk merangsang keaktifan siswa. Diharapkan kurikulum pendidikan baru ini dapat menjawab tantangan zaman. > >SUNDARI > >http://www.tempo.co/read/news/2012/12/06/079446260/Kurikulum-Baru-SMA-Tidak-Ada-Penjurusan > >
