Boleh urun embuk saran....?
Coba ditanyakan dulu bbrp hal ini utk saling urun rembuk :
1. Apa tujuan touring ? Jika baksos berarti pake kendaraan spt apapun yg utama 
adlh berperan serta utk bakti sosial tsb..spt waktu tenaga dan finansial.
2. Jika ada persyaratan kendaraan, tanyakan berdasarkan apa ? Apakah undang2 
lalu lintas dan/atau panduan standar safety riding.
3. Kenapa dan apakah  iya bbrp part/asesoris mtr bro tidak lulus/melanggar 
persyaratan,  berdasarkan apa ? (kembali ke no 2). 
- Jika surat2 bro lengkap : lolos donk
- Jika kondisi mesin prima : lolos donk
- Jika spion berfungsi dgn baik : lolos dong (apapun merk dan typenya)
- Jika Jika klakson bersuara besar dianggap pelanggaran, dasarnya apa ? tp utk 
toleransi gak susah kan pake yg standar dulu.
- Jika LED Strobo dan hazard dianggap pelanggaran, dasarnya apa ? tp utk 
toleransi cukup beri kepastian bahwa kedua fasilitas itu tdk akan digunakan 
(gak perlu dicopot kan..)
- Jika stang trail dianggap pelanggaran, dasarnya apa ? Sampaikan bahwa stang 
trail pd thunder punya banyak manfaat,bro jabarkan aja kepadanya...
- Jika knalpot racing dianggap pelanggaran, dasarnya apa? Jika tetap 
dipaksakan, minta rekan anda yg menanggung seluruh biaya penggantian knalpot 
menjadi standart dan penggantian pemasangan kembali knalpot racing saat kembali 
dr touring.
- Sampaikan bahwa biaya yg timbul akan jauh lebih bermanfaat utk acara utama 
yaitu BAKTI SOSIAL !!
  

Selebihnya silahkan improvisasi bro....orang mau beribadah kok 
dipersulit....ck..ck..ck...




________________________________
From: Mas Iwan <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, February 15, 2009 9:44:11 PM
Subject: [www.suzuki-thunder.net] Curhat

  
Salam koster brogader sekalian,
 
Gimana yang ikutan famgat malam minggu kemaren? 
pastinya seru dan asyik yah... maaf ane cuma sekedar mampir dan gak bisa sampe 
pagi dikarenakan ada acara urgent pada paginya dan musti fit 
malamnya.
 
Begini bro sekalian,
 
Sekedar sharing atau curhat atau apalah namanya, 
diantara 70-an motor gedung kantor tempat ane bekerja, mungkin bisa dihitung 
yang ikut club atau komunitas biker, sekitar ada 4 biker yg ikut komunitas, 
1 anggota NSC (new shogun club), 1 anggota YJOC (Yamaha Jupiter Owner Club), 1 
anggota pasif Detic (Depok Tiger Club) dan ane sendiri, KOSTER.
 
salah satu biker bebek tersebut mempelopori 
berdirinya komunitas biker di kantor dan berencana mo mengadakan touring dan 
baksos di suatu daerah di daerah banten, 1 maret nanti.
 
Menjelang touring ini, diadakan inspeksi dan 
persyaratan kendaraan bermotor. Kemudian setiap kendaraan yang terdaftar untuk 
touring perdana ini di cek satu-satu, mulai dari kelengkapan, kondisi kendaraan 
dan surat2.
 
Tiba giliran motor ane, ternyata gak lulus inspeksi 
padahal secara fisik kendaraan dan mesin, sudah sangatlah oke. Beberapa 
perlengkapan tidak memenuhi standar seperti knalpot racing yoshimura, kaca 
spion 
yg berfungsi sebagai lampu sein,strobo LED,hazard, stang trail dan 
terakhir klakson tet tot (yang ane pasang model stebel). Ane disarankan 
mengganti itu semua dengan standar pabrikan.
 
Agak kesal juga, standar motor touring spt thunder 
kok disamakan dengan motor bebek kayak jupiter dan shogun yang memang gak 
pantas 
dijadikan motor touring. 
 
Okelah klo strobo bisa dicopot dan klakson bs di 
switch ke standar punya yg masih nempel di body, tapi klo spion dengan 
lampu, knalpot, stang trail dan hazard di copot, ane menolak keras. Lebih baik 
gak perlu ikut touring dan bantuin baksos daripada ane harus mempreteli thunder 
ane. Mempreteli part itu berarti merusak keindahan dan fungsionalitas thunder 
sebagai motor touring hingga 40%.
 
So... brogader sekalian, ada saran dan masukan 
untuk ane? ane sebenarnya ingin touring perdana ini yg diadakan kantor tapi 
syaratnya motor harus standar banget atau klo gak diganti dengan motor tipe 
lain 
yg masih standar lom diapa2in.
 
Bingung....
 
Thanks,
 
Iwan K-310





      

Kirim email ke