Tambahin lagi.....strobonya dipakein sarung kulit aja bro..spt yg sdh banyak 
dipake brogader Koster, spt Bro Asfak dan sy jg....(bikin di tukang jok)...klo 
dicopot sich repot banget....
Soal knalpot tetep spt usul seblomnya 
Tp klo soal berisik.....mendingan panitia telpon bro BSTC ( Banten Suzuki 
Thunder Comm.) ttg daerah yg akan dikunjungi. Thunder mereka sama gaharnya dgn 
thunder ente kok mungkin aja warganya udah biasa denger suara 
knalpot...hehehe....

Peace ahh....Selamat beramal bro.....





________________________________
From: Mas Iwan <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, February 15, 2009 11:49:35 PM
Subject: Re: [www.suzuki-thunder.net] Curhat

 
 
----- Original Message ----- 
From: mohammad syaefulloh 
To: [email protected] 
Sent: Monday, February 16, 2009 2:06  PM
Subject: Re: [www.suzuki-thunder.net]  Curhat

 
Boleh  urun embuk saran....?
Coba ditanyakan dulu bbrp hal ini utk saling urun  rembuk :
1. Apa tujuan touring ? Jika baksos berarti pake kendaraan spt  apapun yg utama 
adlh berperan serta utk bakti sosial tsb..spt waktu tenaga dan  finansial.
 
> Tujuan touring adalah baksos ke suatu desa  terpencil daerah banten sekaligus 
> pelantikan angkatan pertama biker  kantor. 

2.  Jika ada persyaratan kendaraan, tanyakan berdasarkan apa ? Apakah undang2 
lalu  lintas dan/atau panduan standar safety riding.
3. Kenapa dan apakah   iya bbrp part/asesoris mtr bro tidak lulus/melanggar 
persyaratan,   berdasarkan apa ? (kembali ke no 2). 
- Jika surat2 bro lengkap : lolos  donk
- Jika kondisi mesin prima : lolos donk
- Jika spion berfungsi dgn  baik : lolos dong (apapun merk dan typenya)
- Jika Jika klakson bersuara  besar dianggap pelanggaran, dasarnya apa ? tp utk 
toleransi gak susah kan pake  yg standar dulu.
- Jika LED Strobo dan hazard dianggap pelanggaran,  dasarnya apa ? tp utk 
toleransi cukup beri kepastian bahwa kedua fasilitas itu  tdk akan digunakan 
(gak perlu dicopot kan..)
- Jika stang trail dianggap  pelanggaran, dasarnya apa ? Sampaikan bahwa stang 
trail pd thunder punya  banyak manfaat,bro jabarkan aja kepadanya...
- Jika knalpot racing dianggap  pelanggaran, dasarnya apa? Jika tetap 
dipaksakan, minta rekan anda yg  menanggung seluruh biaya penggantian knalpot 
menjadi standart dan penggantian  pemasangan kembali knalpot racing saat 
kembali dr touring.
- Sampaikan  bahwa biaya yg timbul akan jauh lebih bermanfaat utk acara utama 
yaitu BAKTI  SOSIAL !!
  
> 2  &  3
Kurang lebih mereka sudah menjelaskan harus sesuai  dengan UU lantas dan 
prosedur safety riding, namun ga bisa menjelaskan pasal2  mana, sepertinya 
menyadur dari safety ridingnya versi bebek (sama ato ga tiap  jenis motor??).
 
Faktor lainnya, kemungkinan karena acaranya di  desa terpencil diharapkan 
kedatangan para biker tidak membuat gaduh  jalanan maka dari itu lampu2 yg 
mencolok (hazard, strobo etc) dan suara2  menggelegar ditiadakan (raungan 
sirene, klakson suara gede, knalpot  racing etc).
 
Gw memaklumi keadaan ini, gw dan mereka baru pertama  kali touring bareng 
dengan motor2 yang berbeda dan komunitas yang berbeda,  perlu ada sedikit 
pelarasan dan pemahaman yang standar, versi gw yang gw dapet  di koster dan 
versi mereka.
 
Selebihnya  silahkan improvisasi bro....orang mau beribadah kok  dipersulit.. 
..ck..ck. .ck...
 
> Tadi gw juga udah koordinasi sm panitianya,  untuk stang boleh tetap dipasang 
> asal tdk mengganggu kenyamanan saat  berkendara. Hazard krn sudah built in 
> dengan sein, boleh ada tak perlu  dibongkar tapi jangan diaktifkan. Strobo 
> dan knalpot harus di ganti/copot.  capek deh.

Oke bro eep, makasih atas masukannya yg  berharga. 


      

Kirim email ke