Berikut saya teruskan sebuah kutipan artikel yg cukup menyentuh ...
Semoga bernilai ...
----- Original Message -----
From: Nagabonar sianipar
To: exmenwa-ui
Sent: Wednesday, August 26, 2009 6:04 PM
Subject: [exmenwa-ui] Fw: [Batak_Gaul] Berbuka Puasa di Gereja Manahan Solo
Fyi...
Bukti Toleransi Umat Beragama di Indonesia.
Sianipar Toba
Berbuka Puasa di Gereja Manahan, Solo
Ini wujud kami dalam menghormati agama lain yang berpuasa dan baik
menjalin persaudaraan.
Selasa, 25 Agustus 2009, 14:16 WIB
Gereja Manahan Solo (GKJManahan. org)
Gereja Kristen Jawa Manahan ini menamakan kegiatannya sebagai program
nasi murah, dimana cukup hanya mengeluarkan kocek Rp 500
saja, masyarakat bisa berbuka puasa dengan porsi yang cukup.
Panitia juga menyediakan tempat di gereja tersebut untuk masyarakat yang
ingin berzikir, tadarusan. Bahkan sebuah pengajian
digelar dengan pembicara dari pemimpin salah satu pondok pesantren besar di
Solo pun digelar.
"Ini wujud kami dalam menghormati agama lain yang berpuasa dan ini baik
untuk menjalin persaudaraan, " kata Retno Ratih
Suryaning H, pendeta gereja saat di wawancarai tvOne.
Gereja tidak menggelar acara kebaktian, walaupun pada hari Sabtu. Bahkan
hampir 500 orang, baik dewasa maupun anak-anak,
menyimak kajian dari sang ustad dengan penuh perhatian.
Puluhan pemuda dan pemudi yang kebanyakan jemaat GKJ Manahan, ikut
membantu mengantarkan minuman dan makanan kepada mereka
yang hadir.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, kegiatan ini sudah
dilakukan sejak tahun 1997 dilaksanakan oleh GKJ Manahan,
selama sebulan penuh.
Bahkan, usai berbuka puasa, Pendeta pun menyediakan tempat untuk salat,
lengkap dengan sajadahnya. Ini menunjukan toleransi
beragama yang tinggi dan tidak ada perbedaan antara pemeluk keyakinan.
VIVAnews