Saudara Abdullah,

Saudara semestinya melihat akar masalah...sayang walaupun anda ada di
indonesia tapi nalar dengan posting saya kurang jalan..., intinya bukan
"pemenggal kepala = sikap barbar" karena dalam islam sendiri ada hukuman
pancung untuk-hukuman-hukan tertentu. Tetapi disini sikap memancung kepala
orang dan menguliti kepala untuk dibagi-bagikan dengan orang yang
memancung..itu lah yang saya maksud dengan perbuatan "barbar"....

mohon saudara memikirkan sejenak, posting yang ingin bahas isinya di
mailling list ini..



White Crow

----- Original Message -----
From: Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, March 25, 1999 8:39 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Inilah bangsaku


Aduh !
Saya terkejut sekali ada pengguna komputer di dunia ini yang keberatan dan
tersinggung karena perbuatan pemenggalan kepala disebut sebagai perbuatan
barbar.  Mudah2an tidak ada pengakuan lanjutan yang mengatakan bahwa beliau
itu ikut juga dalam peristiwa menjijikkan tersebut karena alasan2 tertentu
yang begini -begitu. Bisa banyak orang muntah dan pingsan.
Meskipun demikian..........Inilah bangsaku , kok terlalu picek ( buta)
hukum!
Ya Allah, Ya Tuhan .... Ampuni dan berilah petunjuk pada bangsa ini. Pada
bangsaku.........
Wassalam.

>Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
>
>
>
>


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!





______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke