Seorang teman saya bekerja di Perusahaan besar, masuk dalam program internal 
recruitment untuk posisi VP. Dari 18 orang, tersisa 2 orang termasuk dia. 
Seleksi terakhir interview di Singapore. Ternyata disana diberi tahu bahwa 
dia tidak terpilih karena untuk jabatan itu syaratnya harus sudah kawin. 
Sementara dia masih bujangan.

Apa protes teman saya ? "Anda kan tahu biodata saya. Mengapa tidak ditolak 
pada waktu mendaftar ?". Dan dia resign dari Perusahaan itu.

Saya teringat dia ketika "kasus" Megawati mencuat. Dia dicalonkan Presiden 
oleh PDI-P jauh sebelum Pemilu. Waktu kampanye semua tahu itu, dan tidak ada 
yang protes. Ternyata setelah menang, digugat statusnya sebagai wanita. 
Padahal sejak lahir semua tahu Mega itu wanita. Apa harus operasi kelamin???

>


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke