Seandainya berani debat maka argumentasinya adalah tidak berkualitas.

Lanjuttt .....


-----Original Message-----
From: Yap C.Young <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Saturday, June 19, 1999 10:44 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Megawati


Saya tambah dua :

Seandainya nggak suka tidur siang maka argumentasi yang dikemukakan
adalah
pendiam.

Seandainya tidak pendiam maka argumentasinya adalah tidak berani debat

Lanjuttt .....

>From: "��" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: [Kuli Tinta] Seandainya [was]  Re: [Kuli Tinta] Megawati
>Date: Fri, 18 Jun 1999 07:39:42 +0700
>
>
>Seandainya Megawati dengan latar belakang sejarah pertentangannya
>dengan Orba adalah laki-laki maka argumentasi yang dikemukakan adalah
>anaknya Soekarno.
>
>Seandainya Megawati laki-laki dan bukan anaknya Soekarno maka
>argumentasinya adalah suka tidur siang.
>
>Silahkan meneruskan ........., pokoknya harus ada argumentasi untuk
>menolak.
>
>
>��
>
>
>-----Original Message-----
>From: Yap C.Young <[EMAIL PROTECTED]>
>
>Saya teringat dia ketika "kasus" Megawati mencuat. Dia dicalonkan
>Presiden
>oleh PDI-P jauh sebelum Pemilu. Waktu kampanye semua tahu itu, dan
>tidak ada
>yang protes. Ternyata setelah menang, digugat statusnya sebagai
>wanita.
>Padahal sejak lahir semua tahu Mega itu wanita. Apa harus operasi
>kelamin???
>









______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke