Sekarang perhitungan suara hasil Pemilu sudah bisa dianggap konkrit.
Dengan melihat data perolehan suara, tidak ada jaminan PDIP meloloskan
Capresnya di MPR, sehingga sangat mungkin Golkar memenangkan pencalonan
Habibie. Sebaliknya Faksi Islam mempunyai potensi muncul sebagai kuda hitam
untuk menyelamatkan reformasi.
Dengan asumsi bahwa Pemilu 99 dimaksudkan untuk memenangkan tujuan
reformasi, maka sangat baik apabila Prof DR. Amien Rais (AR) diberi
kesempatan muncul sebagai Capres yang terutama didukung Faksi Islam.
Kemunculan AR akan cukup meredam kekhawatiran banyak orang tentang
kekurangan Mega maupun Habibie dan sekaligus menjamin kemenangan pro
reformasi.
Potensi Golkar yang perlu dicermati adalah keunggulannya dilebih banyak
Propinsi, sehingga mendapat keuntungan tambahan suara UD dan mungkin UG
lebih banyak dibanding Partai lainnya.
Skenario terbaik adalah : AR dan Mega sama sama maju sebagai Capres,
sehingga ruang gerak Golkar cs dapat dibatasi. Dengan munculnya AR, maka
bagi anggota MPR yang tidak menerima Mega masih punya pilihan AR sehingga
tidak berbelok ke Habibie. Dalam skenario ini, perolehan Golkar cs
diperkirakan sekitar 30%, sehingga terdapat kans yang sama bagi AR dan Mega
untuk memenangkan pemilihan Capres, yaitu berbagi yang 70% itu.
Kalaupun berbagi sama besar, Pemilihan ulangan hanya diikuti kedua Capres
itu, nggak masalah siapa yang menang, tetap masih dalam barisan Reformasi.
Skenario kedua adalah : PAN kembali ke Ciganjur/Paso dengan konsekuensi
Golkar mendapat tambahan kekuatan dari PPP cs. Kompromi �tersulit� adalah
siapa Capresnya. Dengan skenario ini, kemungkinan terbaik Golkar hanya 44%,
sehingga Aliansi Reformasi punya kesempatan meraup 56%.
Semuanya dengan asumsi bahwa suara TNI diperkirakan akan diberikan pada
kelompok yang dengan tambahan suara itu akan keluar sebagai pemenang.
Sehingga ketidak netralan TNI adalah memberi penguatan kepada calon
pemenang. Dalam kedua skenario diatas, hampir pasti TNI tidak akan bergabung
ke Golkar cs karena nggak bakal menang.
Worst case-nya adalah apabila yang terjadi PAN bergabung ke Golkar cs.
Dengan skenario ini hampir dapat dipastikan Golkar cs memenangkan pencalonan
Capres, karena TNI pasti ikut main safe ke Golkar pula. Dari skenario ini
Golkar cs akan memperoleh sekurangnya 60% suara MPR. Dan tamatlah cerita
reformasi.
Any comment?
>
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!