Wah, AR itukan ditolak oleh 93% rakyat pemilih kan? (ini mengikuti logika
Bung Komkom saja lho)
Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
_________________________________________________
E-mail: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Visit http://come.to/forma-kub
-----Original Message-----
From: Raja Komkom Siregar <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: Yap C. Young <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]>
Date: 19 Juli 1999 22:08
Subject: Re: [Kuli Tinta] Beri AR kesempatan
Satu-satunya solusi adalah adanya capres alternatif untuk menghindari
Habibie dan Megawati jadi presiden. Dan capres yang paling tepat itu saya
kira ya AR.
Kita tentu berharap PAN tidak berjudi dengan memberikan dukungannya kepada
Habibie. Soalnya, bahaya "Setan-nya" Golkar jaman dulu lagi mengancam
lewat PDI Perjuangan, bila partai banteng "mabok" ini dikasih kekuasaan.
Justru kalau AR memberi dukungan kepada HBB atau MGWT maka dia jadi
tergolong tidak reformist.
JANGAN SALAH LHO...
On Mon, 19 Jul 1999, Hotman Silalahi wrote:
> Sudah sebaiknya AR memberikan dukungannya kepada Mega.
> Apabila suatu saat Habibie kembali menjadi Presiden ke-4, dan pada saat
> pemilihan Pres, di MPR PAN/AR berdiam diri tanpa memberikan dukungan ke
> pihak anti PSQ maka dengan sendirinya AR sendiri sebenarnya sudah tidak
> reformist lagi.
>
> On Fri, 16 Jul 1999, Yap C. Young wrote:
>
> > Sekarang perhitungan suara hasil Pemilu sudah bisa dianggap konkrit.
> > Dengan melihat data perolehan suara, tidak ada jaminan PDIP meloloskan
> > Capresnya di MPR, sehingga sangat mungkin Golkar memenangkan pencalonan
> > Habibie. Sebaliknya Faksi Islam mempunyai potensi muncul sebagai kuda
hitam
> > untuk menyelamatkan reformasi.
> >
> > Dengan asumsi bahwa Pemilu 99 dimaksudkan untuk memenangkan tujuan
> > reformasi, maka sangat baik apabila Prof DR. Amien Rais (AR) diberi
> > kesempatan muncul sebagai Capres yang terutama didukung Faksi Islam.
> > Kemunculan AR akan cukup meredam kekhawatiran banyak orang tentang
> > kekurangan Mega maupun Habibie dan sekaligus menjamin kemenangan pro
> > reformasi.
> >
> > Potensi Golkar yang perlu dicermati adalah keunggulannya dilebih banyak
> > Propinsi, sehingga mendapat keuntungan tambahan suara UD dan mungkin UG
> > lebih banyak dibanding Partai lainnya.
> >
> > Skenario terbaik adalah : AR dan Mega sama sama maju sebagai Capres,
> > sehingga ruang gerak Golkar cs dapat dibatasi. Dengan munculnya AR, maka
> > bagi anggota MPR yang tidak menerima Mega masih punya pilihan AR
sehingga
> > tidak berbelok ke Habibie. Dalam skenario ini, perolehan Golkar cs
> > diperkirakan sekitar 30%, sehingga terdapat kans yang sama bagi AR dan
Mega
> > untuk memenangkan pemilihan Capres, yaitu berbagi yang 70% itu.
> > Kalaupun berbagi sama besar, Pemilihan ulangan hanya diikuti kedua
Capres
> > itu, nggak masalah siapa yang menang, tetap masih dalam barisan
Reformasi.
> >
> > Skenario kedua adalah : PAN kembali ke Ciganjur/Paso dengan
konsekuensi
> > Golkar mendapat tambahan kekuatan dari PPP cs. Kompromi �tersulit�
adalah
> > siapa Capresnya. Dengan skenario ini, kemungkinan terbaik Golkar hanya
44%,
> > sehingga Aliansi Reformasi punya kesempatan meraup 56%.
> >
> > Semuanya dengan asumsi bahwa suara TNI diperkirakan akan diberikan pada
> > kelompok yang dengan tambahan suara itu akan keluar sebagai pemenang.
> > Sehingga ketidak netralan TNI adalah memberi penguatan kepada calon
> > pemenang. Dalam kedua skenario diatas, hampir pasti TNI tidak akan
bergabung
> > ke Golkar cs karena nggak bakal menang.
> >
> > Worst case-nya adalah apabila yang terjadi PAN bergabung ke Golkar cs.
> > Dengan skenario ini hampir dapat dipastikan Golkar cs memenangkan
pencalonan
> > Capres, karena TNI pasti ikut main safe ke Golkar pula. Dari skenario
ini
> > Golkar cs akan memperoleh sekurangnya 60% suara MPR. Dan tamatlah cerita
> > reformasi.
> >
> > Any comment?
> >
> > >
> >
> >
> > ______________________________________________________
> > Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
> >
> > ______________________________________________________________________
> > If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> > To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> > To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
> ______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!