Assalamualaikum wr. wb.
--- Raja Komkom Siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pak Kojen hanya megira-ngira, karena kojen tidak
> memilih PAN, jadi kojen
> tidak tidak tahu seperti apa bentuk dukungan pemilih
> PAN.
Saya punya 2, hanya dua, orang, yang bukan main fanatik terhadap AR.
Satu teman kantor, satu lagi bibi saya, yang selalu mengolok-olok aku
soal PDI Perjuangan.
Teman sekantorku sudah mulai tak respek terhadap AR, tetapi tidak
terhadap Muhammadiyah. Bibiku masih tidak suka terhadap Megawati (dia
Master, dan mega 'cuma' SMA, katanya) tetapi sudah tak pernah bicara
soal AR. Di dalam hatinya, aku tetap tidak tahu, dan tidak mungkin aku
menyatakan 'dia tak suka AR'.
Dari dua orang tersebut, maka aku yakin, bahwa di dalam komunitas
pemilih PAN sudah ada pemikiran yang merasa tak enak terhadap
tindak-tanduk AR. Mungkin cuma dua orang itu saja, tetapi mungkin juga
banyak, paling tidak, menurut berita, Faisal Basri dan Christianto
Wibisono adalah yang tak sreg dengan AR. Kalau nganggur dan tak ada
kerjaan, ada bagusnya ini disurvai lebih lanjut. Cuma, apa gunanya?
>
> Saya ralat, Bu Mega bukan pilihan terbanyak rakyat
> Indonesia(11
> provinsi). Yang terbanyak itu Habibie(14 provinsi).
>
> >
Melakukan penyanggahan-penyanggahan dengan menggunakan fakta-fakta yang
dicari dengan sekenanya, orang Jawa bilang, adalah 'srekalan'. Ini
lebih pantas untuk memuaskan diri sendiri, daripada menyelesaikan
masalah. Sebaiknya berpikir rada ilmiah, dan 'asal comot' agar bisa
membuat srekalan-srekalan.
Aku tidak bisa menemukan 10, tapi cara yang satu ini yang membuat orang
patah arang berdiskusi dengan Anda, Komkom.
Wass. wr. wb.
Selamat bekerja.
Gigih
_____________________________________________________________
Do You Yahoo!?
Free instant messaging and more at http://messenger.yahoo.com
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!