Iya tuh, siapa melindungi siapa. Siapa jubirnya siapa. Apaan sih perlu main 
petak umpet begini. Yang dilindungi termasuk aib dong. Atau aurat kali???
Ah bung Ridwan, jangan gitu dong. Yang terima Maha Putera kan termasuk 
Pahlawan. Hanya bangsa yang besar yang menghormati pahlawannya. Nah lo, 
supaya dihormati orang, kayaknya perlu diresmiin tuh gelar Pahlawan. Kapan 
lagi punya sohib Presiden. Mumpungggg...



>From: bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Penasihat Presiden (DPA Baramuli)
>Date: Mon, 16 Aug 1999 21:00:48 +0700
>
>
>
>Itu kan strategy Novanto untuk melindungi Baramuli.
>Nah lho.......bingung khan....:)
>
>
>At 08:23 PM 8/16/99 JAVT, Yap C. Young wrote:
> > Yaaah duitnya memang mau dikembaliin hari Senin.
> > Tapi gue kan nggak bilang tanggal berapaaa... ha ha haaa.
> > Pokoknya Senin depanlaaah.
> >
> > Yap
> > (lebih menghormati tukang beca)
>
> >>From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
> >>Date: Mon, 16 Aug 1999 04:31:38 -0700 (PDT)
> >>
> >>Penasihat Presiden (DPA, Baramuli).
> >>
> >>Bukan-main, bukan-main. Dan inilah yang sudah terjadi, bagaimana
> >>seorang anggota lembaga tinggi negara, pimpinannya lagi, bisa punya
> >>omongan sekelas tukang beca, yang bilang 'dengan EGP mengembalikan
> >>duitnya maka urusan beres', malah dengan tambahan' nanti bisa diminta
> >>lagi, kalau memang bunyi janjinya begitu'.
> >>
> >>Saya tak mengerti bagaimana bunyi pasal dan ayat-ayat hukum berkenaan
> >>dengan soal duit Bank bali yang di-cessie-kan tersebut. Tetapi satu hal
> >>sudah jelas, bahwa dollar yang sudah anteng di level 7000-an harus naik
> >>keras menjadi ke level yang tidak bisa dipandang enteng, karena
> >>sentimen bisa jadi terus membuat dolar naik keras, karena model-model
> >>penyelesaian skandal yang banyak lucunya itu. Bahkans eandainya pun
> >>sudah tenang nanti, saya masih was-was, rupiah benar-benar akan semakin
> >>rapuh.
> >>
> >>Soal duit keluar-masuk, memang sudah klop. Namun soal kepercayaan orang
> >>terhadap keseriusan penanganan restrukturisasi perbankan, yang berimbas
> >>ke dunia perekonomian, sudah hancur total. Lebih-lebih jika
> >>penyelesaiannya dilakukan dengan model-model yang sangat naif, seperti
> >>yang diutarakan oleh penasihat presiden, DPA yang Baramuli tersebut.
> >>
> >>Dalam waktu singkat, harga-harga dolar yang berubah naik direspon oleh
> >>sektor riil dengan kenaikan harga pula. Inilah yang tak bisa dibayar
> >>oleh sekedar 'EGP sudah kembalikan duit', sebuah penyelesaian yang
> >>tidak mungkin bisa otomatis langsung dalam satu hari, begitu
> >>dikembalikan dolar langsung turun.
> >>
> >>Cara-cara yang dilakukan Baramuli benar-benar jauh dari etis. Dugaan
> >>rekaman per telpon antara Baramuli dengan Setya Novanto (dimuat di
> >>majalag Gamma) mestinya langsung dibuka saja. Negera ini benar-benar
> >>memerlukan bedah 'caesar' sebagai upaya penyelamatan. Penyadap harus
> >>tampil ke depan, untuk membuktikan bahwa peristiwa tilpon-tilponan
> >>tersebut memang benar-benar terjadi. Sudah saatnya tikus-tikus yang
> >>menggerogoti negeri ini benar-benar harus ditumpas.
> >>
> >>Gigih
> >>_________________________________________________________
>
>
>______________________________________________________________________
>If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
>To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke