Cara-cara yang dilakukan Baramuli benar-benar jauh dari etis. Dugaan
rekaman per telpon antara Baramuli dengan Setya Novanto (dimuat di
majalag Gamma) mestinya langsung dibuka saja. Negera ini benar-benar
memerlukan bedah 'caesar' sebagai upaya penyelamatan. Penyadap harus
tampil ke depan, untuk membuktikan bahwa peristiwa tilpon-tilponan
tersebut memang benar-benar terjadi. Sudah saatnya tikus-tikus yang
menggerogoti negeri ini benar-benar harus ditumpas.

Gigih

=======================
Inilah bagian yang paling sulit bung Gigih...
penumpasan tikus-tikus itu yang selalu gagal, sudah banyak contoh kasus
dimana tikus-tikus itu
sepertinya sudah hampir terpojok oleh si kucing, tapi dengan berbagai cara,
 akhirnya si tikus tersebut
dapat kembali lagi dengan selamat ke dalam lobang persembunyiannya, untuk
menunggu si kucing
lengah kembali, dan kemudian membobol lemari atau tudung saji lagi buat
mencuri sekerat roti...
Aku enggak yakin tikus-tikus sekelas Baramuli dan Setya Novanto akan dapat
diterkam oleh kucing
hanya orang-orang sekelas Rudy Ramli dan Firman Soetjahya saja yang
nantinya akan menjadi korban
"tikus hitamnya", bukannya saya membela bekas bos saya, bukan itu.. tapi
saya yakin dalam kasus
ini, kedua orang bekas petinggi kantor saya itu hanyalah merupakan
pion-pion semata yang terpaksa
maju ke depan karena didorong oleh "tangan-tangan raksasa" sedangkan siapa
yang empunya tangan
tersebut.. masih terlalu tinggi untuk dilihat.... minimal untuk masa
sekarang ini....

regards..

= dave =



______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke