Kata orang, salah satu ke-piawi-an seorang Manajer yang
baik adalah didalam memilih orang-orangnya untuk mencapai
Objective dari Perusahaan/Organisasi.
Nah dalam hal ini Boss kita ternyata juga piawi didalam
memilih orang-orang nya khan.....?
Jadi mungkin sebentar lagi akan dikeluarkan buku Manajemen
a'la Pak Habibie seperti yang dulu diterbitkan untuk Pak Harto.
Kebetulan yang menerbitkannya sudah ber-pengalaman..:)
Salam,
bRidWaN
At 09:19 AM 8/17/99 JAVT, Yap C. Young wrote:
>Iya tuh, siapa melindungi siapa. Siapa jubirnya siapa. Apaan sih perlu
>main petak umpet begini. Yang dilindungi termasuk aib dong.
>Atau aurat kali???
>
>Ah bung Ridwan, jangan gitu dong. Yang terima Maha Putera kan termasuk
>Pahlawan. Hanya bangsa yang besar yang menghormati pahlawannya. Nah lo,
>supaya dihormati orang, kayaknya perlu diresmiin tuh gelar Pahlawan.
>Kapan lagi punya sohib Presiden. Mumpungggg...
>From: bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Mon, 16 Aug 1999 21:00:48 +0700
>
>>Itu kan strategy Novanto untuk melindungi Baramuli.
>>Nah lho.......bingung khan....:)
>At 08:23 PM 8/16/99 JAVT, Yap C. Young wrote:
>> Yaaah duitnya memang mau dikembaliin hari Senin.
>> Tapi gue kan nggak bilang tanggal berapaaa... ha ha haaa.
>> Pokoknya Senin depanlaaah.
>>
>> Yap
>> (lebih menghormati tukang beca)
>>>From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
>>>Date: Mon, 16 Aug 1999 04:31:38 -0700 (PDT)
>>>
>> >Penasihat Presiden (DPA, Baramuli).
>> >
>> >Bukan-main, bukan-main. Dan inilah yang sudah terjadi, bagaimana
>> >seorang anggota lembaga tinggi negara, pimpinannya lagi, bisa punya
>> >omongan sekelas tukang beca, yang bilang 'dengan EGP mengembalikan
>> >duitnya maka urusan beres', malah dengan tambahan' nanti bisa diminta
>> >lagi, kalau memang bunyi janjinya begitu'.
>> >
>> >Saya tak mengerti bagaimana bunyi pasal dan ayat-ayat hukum berkenaan
>> >dengan soal duit Bank bali yang di-cessie-kan tersebut. Tetapi satu hal
>> >sudah jelas, bahwa dollar yang sudah anteng di level 7000-an harus naik
>> >keras menjadi ke level yang tidak bisa dipandang enteng, karena
>> >sentimen bisa jadi terus membuat dolar naik keras, karena model-model
>> >penyelesaian skandal yang banyak lucunya itu. Bahkans eandainya pun
>> >sudah tenang nanti, saya masih was-was, rupiah benar-benar akan semakin
>> >rapuh.
>> >
>> >Soal duit keluar-masuk, memang sudah klop. Namun soal kepercayaan orang
>> >terhadap keseriusan penanganan restrukturisasi perbankan, yang berimbas
>> >ke dunia perekonomian, sudah hancur total. Lebih-lebih jika
>> >penyelesaiannya dilakukan dengan model-model yang sangat naif, seperti
>> >yang diutarakan oleh penasihat presiden, DPA yang Baramuli tersebut.
>> >
>> >Dalam waktu singkat, harga-harga dolar yang berubah naik direspon oleh
>> >sektor riil dengan kenaikan harga pula. Inilah yang tak bisa dibayar
>> >oleh sekedar 'EGP sudah kembalikan duit', sebuah penyelesaian yang
>> >tidak mungkin bisa otomatis langsung dalam satu hari, begitu
>> >dikembalikan dolar langsung turun.
>> >
>> >Cara-cara yang dilakukan Baramuli benar-benar jauh dari etis. Dugaan
>> >rekaman per telpon antara Baramuli dengan Setya Novanto (dimuat di
>> >majalag Gamma) mestinya langsung dibuka saja. Negera ini benar-benar
>> >memerlukan bedah 'caesar' sebagai upaya penyelamatan. Penyadap harus
>> >tampil ke depan, untuk membuktikan bahwa peristiwa tilpon-tilponan
>> >tersebut memang benar-benar terjadi. Sudah saatnya tikus-tikus yang
>> >menggerogoti negeri ini benar-benar harus ditumpas.
>> >
>> >Gigih
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!