Tuduhan apa lagi yang akan diberikan kepada orang seperti saya selain
provokator? GPK? OPM?

Mengapa setiap kali kami menjerit meratapi nasib kami, kalian di Jawa
selalu menutup mata dan hati nurani kalian dan memaki kami dengan
tuduhan2 seperti ini?

Kalau bung Prijo bisa seenaknya memaki org, seenaknya melecehkan tanah
TimTim dng istilah "tanah sialan", seperti Hbb yg juga menganggap
timtim tdk ada harga di matanya, org seperti Anda cuma diam? Tapi
ketika org-org tertindas seperti kami memproteskan perlakuan penguasa
pusat di tanah kami sendiri, kalian di sana selalu menuduh kami
provokator, GPK, OPM dll?

Adalah fakta bahwa tanah kami yang kaya raya, dari hasil tambang,
hutan, hasil laut, dan sebagainya, boleh dikatakan orang Irian sendiri
tdk pernah menikmatinya. Semuanya dibawa kepusat untuk dimakan oleh
penguasa2 Jawa yang rakus. Nanti ketika ada remah2-nya baru dikirim
kembali kepada kami. Itupun akan dikorup lagi oleh wakil2 penguasa Jawa
di bumi Irian.

Di sini, baik di kota, desa, maupun di hutan, ketika banyak sdr2 saya
yg masih lugu memprotes tanah2 mereka yg dirampas, kebun2 tradisional
mrk yg dihancurkan oleh penguasa2 dari Jawa. Untuk mengeksplotasinya,
seperti di Freeport. Mereka yg protes akan dihajar oleh tentara2 yg
menjadi body-guard2 mereka. Dng gampang mereka dipukul sampai cacat,
atau ditembak seenaknya seperti binatang. Ada yg dimasukkan dlm
container, dikunci dari luar dan dijemur di tengah lapang di bawah
sinar matahari yang terik sampai mati lemas!! Tanpa ada yang tau, tanpa
ada yang menolong kami menyuarakan jeritan hati ini. Tetapi ketika baru
saja org seperti saya menjerit, org seperti Anda, mengata-ngatai saya
seperti ini. Seolah-olah kami ini tdk boleh bersuara untuk protes.

Ingatlah bagaimana sdr2-ku di Jayawijaya di tahun 1996 mati kelaparan
di atas tanah2 mrk yang seharusnya bisa memberi makanan secara
melimpah? Seperti ayam yang mati di lumbung beras! Mati kelaparan,
sementara tak jauh dari mereka berdiri dengan megah perusahaan Freeport
yang merupakan perusahaan tambang emas dan tembaga terbesar di dunia?

Sedangkan penguasa2 di Jawa dengan ogah2-an memberi bantuan pangannya?
Seolah2 kami hrs mengemis lbh dulu agar bisa ditolong. Sehingga semakin
banyak dari sdr2-ku yg mati kelaparan. Pejabat Indonesia punya alasan
susah mencapai lokasi, tetapi ketika mencari emas dan hasil tambang,
tdk ada keluhan seperti ini.

Bung, binatang pun akan menjerit ketika dianiaya. Semut pun akan
menggigit kalau diinjak.

Jatuhnya Irian ke tangan penguasa Indonesia pun sebenarnya penuh dengan
tipu daya dan rekayasa!

--- [EMAIL PROTECTED] wrote:
 ================================
> 
> Wah, muncul lagi nih provokator baru.. maksudnya apa
> nih ? mau ngajak
> konfrontasi terbuka ?
> jangan disini bung.. ini tempatnya orang berdiskusi,
> ngobrol, saling tukar
> pikiran, cari kawan.. bukan cari lawan.. mendingan
> kalo mau ngajakin
> orang-orang lain perang, buka lagi satu millis di
> egroups atau mungkin juga
> di one-list, terus kamu undang seluruh orang buat
> ikutan di millis kamu
> itu.. and perang lah sesuka hati.. gimana ??? setuju
> ???
> 
> regards..
> 
> = dave =
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke