Maaf nih Bung Yap dan netters, nggak bisa mengendalikan diri.
Mungkin saya terlalu peka karena ketika kecil Ibu saya selalu bercerita
mengenai dagangan telur dan sayurannya di jalan yang diobrak abrik Belanda,
juga cerita ayah mengenai penderitaannya sebagai gerilya. Jadi ya agak peka
gitu lho.
Maaf deh.... Toss dong (ikutan Bung Yap)
----- Original Message -----
From: Yap C. Young <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 09 September 1999 17:20
Subject: Re: [Kuli Tinta] Pembakaran Sang Merah Putih di Australia
Peace Man, peace. It's all over now. There will be so many unpredictable
battle ground. Let's begin to prepare ourselves to win it.
Maaf nih, ikutan. Kalau kita terpana dan larut dalam masalah yang sudah
lewat, bisa bisa kita kecolongan lagi di Jakarta. Bank Bali, gerilya SU MPR
dsb yang bakal lebih mewarnai kehidupan nyata kita untuk jangka yang lama.
Kita tarik pelajaran berharga dari Timlo ini untuk bekal menata kehidupan
berbangsa selanjutnya, termasuk memperlakukan secara baik saudara kita di
Aceh, Irian dan lainnya.
Semoga kalau masih ada yang ingin berebut kursi, berebut capres dan
sebagainya ya pakai akal sehatlah, jangan hanya pokoknya....
Kepalang sudah dipentas dunia, bagusnya kita bicara dengan bahasa yang
mereka pahami, bahasa ham dan demokrasi, untuk menunjukkan kualitas bahwa
kita pantas disebut bangsa yang besar.
Satu dua pertempuran boleh kalah, tetapi jangan seluruh perangnya yang
dikorbankan. Sementara kita mengasyiki puing puing Timlo, bisa saja
dikejutkan lagi dengan ledakan lain.
Reformasi, di Surabaya diplesetkan repotnasi. Let's forget East Timor. It's
all over. Pay what we have to. Keep our chin up for better future. Kita lagi
digoyang. Pertanyaannya: Mau dikadalin terus?
Yap
(Helmy Yohannes masih di RCTI lho.... dia kan putra pak Professor)
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!