Terus terang, tendensi anda dalam posting ini sebenarnya apa? Apakah
mengkritik tokoh-tokoh Islam?
Apakah mengkritik habibie? Apakah mengkritik para pengungsi, nggak
jelas....
Kalau soal opsi, saya pribadipun mendukung Habibie, Amien R. dan Ahmad
T.
Cuman saya setuju dengan Prijo Sambodo, bahwa pelaksanaan referendum
itu sekarang sebenarnya tidak pada tempatnya. Karena negara ini lagi
jelek-jeleknya.Sebaiknya referendum itu dilakukan saat negara ini udah
sehat lagi. Ibaratnya Tim-tim itu seorang cewek manis, di suruh pilih
putus ama pacarnya yang lagi jatuh bangkrut...ya terang dong si cewek
Tim-tim pilih putus(bebas), karena pacarannya Indonesia ama Tim-tim
dulunya ada unsur pemaksaan. Nggak ada yang bisa di harapin dari
Indonesia : udah miskin, peminta-minta, berantem melulu..dst.dsb.
--- "Yap C. Young" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Para petinggi Indonesia, pejabat dan elit
> organisasi, ramai ramai memberi
> justifikasi bahwa pemberian opsi ke 2 bagi Timlo,
> kemerdekaan, adalah
> keputusan yang tepat untuk mengurangi beban
> Indonesia, karena lebih banyak
> negatipnya daripada manfaatnya.
> Artinya memang opsi itu sengaja diberikan agar
> dipilih, sehingga beban kita
> berkurang.
>
> Hari ini pendukung pendapat itu tambah dua, Achmad
> Tirtosudiro, orang paling
> cendekia dikalangan Islam, karena dia Ketuanya
> Cendekiawan, dan Amien Rais,
> Bapak Repotnasi, eh Reformasi.
>
> Yaaah, kalau niatnya tulus mau dimerdekakan mengapa
> nggak pakai pola Inggris
> dengan melalui commonwealth?
>
> Artinya kemerdekaan yang diberikan secara tulus dan
> bahkan ikut membantu
> mempersiapkannya sampai bisa "cul culan ngadek
> dewe" (mampu berdiri
> sendiri,Red.) Bukan tricky macam sekarang ini, yang
> menyiratkan ketidak
> relaan dan sama sekali nggak bisa dibilang murah
> biayanya.
>
> Mudah mudahan saya salah dengar, bahwa biaya untuk
> mengatasi pengungsi
> diperkirakan 1.5 triliun. Tadinya muncul angka 23
> milyard dari Depsos saja
> sudah saya anggap besar, nggak tahunya 1.5 T.
> Apa benar kita masih punya uang sebanyak itu? Atau
> nambah hutang lagi?
> Apa sudah termasuk biaya Darurat Militer? Apa sudah
> dihitung biaya recovery
> korban bakar bakaran? Apa sudah termasuk biaya
> menghidupkan kembali korban
> saling bantai, nyawa, luka hati, cacat fisik?
> Naudzubillah min zalik.
>
> Sebuah unforced error yang terlalu mahal. Dan
> potensial memalukan, karena
> secara telanjang menunjukkan kepada dunia seberapa
> jauh kita mampu berpikir
> panjang. Dunia akan dengan enteng mengejek, itulah
> Indonesia, kalau
> pemimpinnya saja cuma segitu, apalagi rakyatnya....
> aduh ikut kena
> gua......eh anda juga ding.
>
> Yap
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!