>From: "Martin Manurung" <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Sun, 12 Sep 1999 00:37:52 +0700
>
>Instrument untuk menstabilkan moneter memang banyak. Yang anda sebutkan
>itu,
>umumnya pada institutional development, merupakan kebijakan jangka panjang
>yang memang harus dilakukan BI (sufficient condition).
Terima kasih, saya sendiri nggak tahu namanya apa, karena seperti biasa
dalam ilmu sosial, setiap hidung berlomba memberi nama dan definisi. Ada
yang menyebut substantial factor, ada yang menyebut fundamental action. What
is in the name.
>
>Tapi, dalam jangka
>pendek, apa yang dapat dilakukan BI untuk menjaga kurs Rupiah? Apakah
>pembenahan manajemen perbankan dan penyempurnaan sistem itu bisa selesai
>dalam satu malam?
Kalaupun tidak bisa semalam, ada baiknya segera dimulai karena kan tinggal
coy software dan edit sana sini untuk matching the specific situation. Agar
BI tidak menjadi spesialis PEMADAM KEBAKARAN. Yang dipakai intervensi itu
dari hutang juga kan?
Dampak moneter atas Baligate lebih besar dari kasus Timlo. Tetapi lihatlah,
bahkan aparat penyidik bergerak sangat lamban. Bahkan lebih lamban dari DPR.
Padahal baligate hanyalah iceberg tip. Waktu yang tersedia memang nggak
banyak. Karena itu BI memang nggak perlu terbawa arus, seluruh potensinya
hanya mikirin Baligate dan intervensi. Selagi pasar tipis memang masih bisa
diintervensi. Kalau volume pasar mencapai ratusan juta dollar per hari, apa
masih mampu?
Dalam Baligate ada kelakuan BI yang aneh. Mengapa uang kembalian dari EGP
(atau dari siapapun di Baligate) disimpan di escrow account atas nama BB cq
EGP? Berarti secara formal EGP yang berhak atas uang itu.
Padahal tindakan IMF sudah jelas. Bantuan (pencairan hutang) dihentikan
sampai terbentuknya Pemerintah baru, kecuali Baligate diselesaikan tuntas.
Padahal dari hutang itu pula Pemerintah mendanai operasionalnya, termasuk
untuk gaji pegawai sipil/tni+polri. Apa kita masih punya pilihan untuk
main-main ulur waktu penyelesaian Baligate?
Beberapa pointers Bank Dunia tentang yardstik penyelesaian tuntas Baligate
adalah, uangnya kembali, diaudit (independent auditor), dan proses hukum
tuntas (mulai dari proses hukum, tuntutan hukum, sampai menghukum seluruh
pelakunya), dan diumumkan terbuka. Dengan proses yang berjalan seperti ini,
berapa lama itu akan selesai?
Iceberg tip, bung Martin, yang Titanicpun karam dibuatnya. Walaupun Leonardo
di Caprio menjadi terkenal karenanya.
Dibawah permukaan masih menunggu dengan tenangnya lebih banyak kasus yang
mengerikan. Dan lebih besar. Dan sama sekali belum tersentuh. Tetapi dengan
penyellesaian Baligate yang memenuhi tolok ukur Bank Dunia, setidaknya
diharapkan dapat membuat jera. Situasi jera itu hanya sementara. Kalau
sistem dan kelakuan birokrasinya masih begini juga, dijamin dalam waktu
dekat akan kambuh juga. Sembunyi sembunyi atau terang terangan. Kurva
kepuasan bisa diterapkan pula pada kurva ketakutan.
Tersedia pilihan management style, sistem oriented atau people oriented. We
do not have to take one. We need both. We badly running out time.
Memperbaiki sistem doang tanpa merubah casting pemain, masih mungkin akan
melahirkan pemain baru. Apalagi kalau ditunda terus.
Mengharapkan Habibie turun ditengah jalan hampir suatu kemustahilan.
Murid politik Baramuli ini bukan hanya nggak punya sense of crises, tetapi
juga sangat menikmati kursinya. Lagian dia juga sangat mahir memainkan jurus
warisan gurunya: Jurus kepepet. Lihatlah timing keputusan menerima UN
Peacekeeping force.
Bahkan mungkin saja dia memperpanjang mandatnya. Nggak percaya? Lihatlah
hasil pemilihan Ketua DPRD DKI Jakarta.
Sementara menunggu lahirnya Pemerintah baru, dengan melihat 'kadar
kekompakan' kekuatan politik calon-calon penggantinya, nampaknya
mengingatkan saya pada sebuah lakon teater WS Rendra tempo dulu: Menunggu
godot!
Yap
>
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!