----- Original Message -----
From: Yap C. Young <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, September 30, 1999 5:10 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Pelacuran Politik


> Oooo gitu to. Baru tahu aku. Apa juga yang termasuk
kemaren bilang Stop demo
> lalu hari ini malah onani.. eh orasi didepan demostran,
paginya minta
> sarapan sambil minta yang punya rumah mundur dari
pencalonan. Apa juga
> termasuk yang bilang ciptakan ketenangan sambil bikin move
politik
> provokatif? Gitu ya mas? Ini cuma tanya lho. Aku belum
berani menyimpulkan,
> wong masih ikut pendidikan politik dari bedes bedes ini.
>
hussy... itu nggak mintak sarapan... tapi diundang untuk
makan
sarapan bersama presiden. dengan acara: "gimana kalau aku
nyalonkan lagi.... setuju ndak.... nanti kalau setuju, lebih
sering
deh sarapannya.... malah sarapan unduk 7 turunan..."
(kira-kira
kok gitu?)

> Apa benar kalau pembelajaran politik yang benar adalah
kalau rakyatnya sudah
> tenang (bukan karena arif tapi kejepit kebutuhan hidup),
tapi elit
> politiknya malah blingsatan cari perhatian.
>
lha iya, rakyat iru lak sakna, kasihan, nyengkuris bener
nasibnya.
dah dijadikan senjata ampung, digiring ke sana kemari sampai
digoblog-goblogna sisan.. tetep saja kejepit. aku tak berani
membayangkan deh kalau wong-wong bodho itu terus muncul
ide cemerlangnya untuk mogok sebagai rakyat bareng-bareng.
misalnya yang tukang bejak memarkir becaknya di jalan
protokol,
yang biasa ke sawah mogok nggak mau jualan gabah, yang
loper koran, loper susu, burug pabrik, buruh linting rokok
de-el-el.. mogok gok nggak mau lagi jadi rakyat, ingin jadi
mahsiswa semua.. ikutan demo bawa trasi lak lepok a?

soeloyo,
-------
> Yap
> (kenapa sih yang demo ke Polda dikawal dan diterima baik
baik, tetapi yang
> di semanggi dan di kedaton malah ditembaki?)
>
> >From: "Sambodo, Prijo (KPC)" <[EMAIL PROTECTED]>
> >Date: Wed, 29 Sep 1999 11:28:22 +0800
> >
> >Wah mas Yap, anda rupanya harus belajar banyak mengenai
istilah politik
> >dari
> >si Anti Status Quo ini, begini mas, yang namanya orang
yang melakukan
> >Pelacuran Politik adalah orang yang Konsisten sama
pendiriannya dan ini
> >moralnya rendah (ngapain sih konsisten), sedangkan yang
nggak konsisten,
> >seenaknya gonta-ganti pasangan karena udah kebingungan
kalah lalu kalap,
> >lalu maksa-maksa orang lain biar ikut mutusin komitmen
yang sudah pernah
> >dibuat justru ini yang moralnya baik, ksatria jiwanya,
paham mas .........?
> >begitu khan mas [EMAIL PROTECTED] .......?
he...he...he....aku
> >kok.......!   jeniuuuussss .....!
> >
> >Paijo SengGuobluockDhewe
> >(tapi sangat setuju sama Anti_SQ mengenai pelacuran
politik, eh mas ada
> >yang
> >baru nggak...?    maksudku yang melacur politik itu
lho.....!)
> >
> >
>
> ______________________________________________________
> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>
>
____________________________________________________________
__________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN
SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

Kirim email ke