ya jelas boleh dong...., masa ngga boleh sih.
Cuma jangan bilang ngga mau gabung-amit2 dll.
terus gabung......baru bingung deh gua ....:)
At 09:48 AM 10/5/99 +0700, Arief Rakhmatsyah wrote:
>Lho, memangnya bersekutu ndak boleh? Kalau 'partai preman non agama'
>bersekutu dengan partai hijau terbesar aja boleh masa 'partai terdidik
>non agama' ndak boleh bersekutu dengan partai hijau yang lain?
>
>Bingung gua.
>
>
>Riev
>
>
>> Itulah kalau Agama dikaitkan dengan Politik......
>>
>> Dulu ketika Partai2 baru mau bermunculan, ada Tokoh
>> yang jelas bilang bahwa tidak akan membuat Partai
>> Islam, dan itu dibuktikan dengan didirikannya
>> sebuah Partai yang terdidir dari kalangan yang
>> berbeda Agama.
>>
>> Tetapi ketika perolehan suaranya minim, Tokoh ini
>> asyik giat bersekutu dengan partai lainnya dengan
>> bernafaskan Agama.
>>
>> Nah, apakah ini tidak membingungkan ?
>>
>>
>> Salam,
>> bRidWaN
>>
>
>
>
>______________________________________________________________________
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!