Menurut saya yang awam politik ini kok Si Ibu ini belakangan bikin kecewa banyak
orang, terutama bagi nyang bukan aggota PDI-P tapi nyoblos PDI-P sebagai
simpatisan dengan harapan-2 positif tentunya. Banyak permasalahan nasional
seperti TIMTIM, BB, Ambon, Aceh, dll.lllllll, kok bobok aja. Sebagai ketua
partai nyang didukung paling buanyak rakyat apa nyang begitu itu pantes ?. Okey
lah mungkin beliau punya banyak konsep untuk menyiasati politik masadepan RI
kita tapi kalau hanya disimpan saja apa artinya ???. dan....................
suara- suara nyang bunyinya ... Pokoknya Mega harus jadi RI-1, harus ditunjang
dengan manuver-2 dan gocekan-2 yang manis agar mendapatkan dukungan riil,...
masih ada waktu kok,... tidak cukup hanya ... "POKOKNYA" ... saja !!!!!!!!!!!!.
Saya setuju dengan bung BG jangan-2 malah belakangna nggak dapet apa-2.





Bahrudin Ghalib <[EMAIL PROTECTED]> on 10/05/99 02:03:50 PM

Please respond to [EMAIL PROTECTED]

To:   [EMAIL PROTECTED]
cc:    (bcc: Imam Sujanmo)
Subject:  RE: [Kuli Tinta] Re: Pelacuran Politik




Ngapain membela ibu Mega sebagai R-1, dizaman ORBA,  dua periode duduk
sebagai anggota DPR/MPR lebih banyak diamnya, dan konon kabarnya absennyapun
lebih sering dari hadirnya. Sekarang terbukti lobbinya kurang sekali,
akhirnya............ mungkin saja tak kebagian apa-apa.

> ----------
> From:   Andriecht[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To:    [EMAIL PROTECTED]
> Sent:   Friday, October 01, 1999 2:03 PM
> To:     [EMAIL PROTECTED]
> Subject:     RE: [Kuli Tinta] Re: Pelacuran Politik
>
>
> Salam,
>
> Mega for presidente'!!!
>
> Aduh si Ibu ini,.
> Pemberian suara ke TNI itu -kan untuk strategi jangka panjang,.
> Yaitu, untuk memperoleh hasil yang lebih besar, kursi presiden,
> Jadi rakyat DKI yang telah memilih PDI-P harus berpikiran luas dan
> berlapang
> dada,
>
> Hal ini tentu saja tidak ada hubungannya dengan konsisten dan tidak
> konsisten,
> tapi hal ini berhubungan dengan strategi kerja yang harus dilaksanakan
> demi
> mencapai tujuan utama,.
>
> Tapi, kasihan juga ya, rakyat kembali ditunggangi oleh para politisi itu,.
> Kedebuk-kedebuk.,
>
>
>
>
>
>
>  -----Original Message-----
> From:   [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent:   Friday, October 01, 1999 12:08 PM
> To:     [EMAIL PROTECTED]
> Subject:     [Kuli Tinta] Re: Pelacuran Politik
>
> >Konsisten ?????
> >Ngaku reformis tapi ngasih suara ke TNI dibilang konsisten ?????
> >Konsisten ngaconya ?
>
> >Anti_SQ
>
> Nggak usah heran,...... betapapun hancurnya dan jeleknya pdip,  betapapun
> tidak konsistennya pdip, mereka akan terus membela dengan membabi buta.
> Mega
> itu dewa lho bagi mereka. Disamping itu, ini kan mailing list nya orang
> pdip,
> jadi ya maklum aja...
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!


















______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke