On Mon, 4 Oct 1999, Phantom Stranger wrote:
(mengomentari Martin Manurung):
> mungkin sudah saatnya kita membuang semua istilah2 pro, kontra, reformasi,
> status quo, dan berbagai macam kubu2 (kubu mahasiswa, pemerintah, dll)..
> kenapa kita tidak melihat saja keputusan2/pendapat2 (baik dari mahasiswa,
> pemerintah, tukang batu, dll)..kita lihat saja apakah pendapat2/keputusan2
> itu sesuai dengan situasi saat ini..kalo gak sesuai ya kita kritik..
> gak perlu lagi misah2in antar kubu, antar golongan, antar kepentingan, antar
> gerakan, antar partai..
Setuju.
Sejak awal saya yang paling heran kalau ada yang berkaok2 mengaku
reformis. Pasalnya, tidak pernah ada yang bisa menjelaskan dengan jujur
reformasi itu apa? Ada satu definisi umum yang saya ketahui, reformasi itu
bertumpu pada demokratisasi. Dus, siapapun yang tidak demokratis
seyogyanya tidak usah mengaku reformis.
Pada mulanya saya beranggapan Amien Rais itu tokoh reformis. Ternyata
tidak. Paling tidak, ketika dia menyuruh Habibie untuk tidak mencalonkan
jadi presiden, itu sudah menunjukkan dia bukan seorang demokrat. Apa
urusannya dia melarang Habibie? Adalah haknya Habibie untuk mencalonkan
diri. Soal dia terpilih atau tidak, itu urusan lain.
Idem ditto PDI-P. Partai ini begitu getolnya menyerang pencalonan Habibie
dan nampak dengan segala usaha mencoba menjegalnya. Ini bukan perbuatan
demokratis.
Golkar? Paling tidak, kita tahu di partai ini telah dilakukan perombakan
cukup banyak, misalnya dihilangkannya Dewan Pembina. Pemilihan calon
presiden dilakukan dengan demokratis. Anggota2 legislatif bawaan banyak
yang direcall atau mundut. Masih juga dicap tidak reformis.
Saya setuju untuk menilai sesuatu berdasar _apa_nya, dan bukan _siapa_nya.
Ini lebih fair dan jujur. Tengok, misalnya, definisi _money politic_. Apa
sih sebenarnya definisinya? Apakah money politic yang sedikit itu tidak
sama salahnya dengan money politic jumlah besar? Saya rasa belum pernah
ada yang mendefinisikan dengan jelas hal ini. Juga, perlu dibikin UU yang
bisa digunakan untuk menuntut orang yang semena2 menuduh orang/pihak
melakukan money politic.
WAM
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!