wah kashihan indoglobal ini.
setelah tadi dengan otomatis membaca box-ku penuh,
juga mengirimkan massage berulang-ulang.
saya mencatat posting ini sudah berumur 1 minggu lebih..
tolong dong diapakan gitu..

mbah soel
---------

----Original Message Follows----
From: Anti_SQ <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED],[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
CC: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Kuli Tinta] AGAMA MEGAWATI: KEPERCAYAAN!
Date: Mon, 18 Oct 1999 10:02:41 +0700

 >Martin Manurung Wrote
 >----------------------------------
 >Saya hanya memberitahukan sense yang sering kita lupakan. "Kepercayaan" 
itu
 >sering kita pinggirkan, seakan-akan para penganut kepercayaan itu adalah
 >"warga negara kelas dua", yang lebih rendah kedudukannya dari orang-orang
 >yang mengaku "beragama". Apakah salah bahwa "kepercayaan" itu adalah yang
 >tertua di Indonesia? Apakah salah kalau agama-agama: Islam, Kristen, 
Hindu,
 >Budha adalah datang dari luar Indonesia? Mana yang anda bilang "doesn't 
make
 >sense"?
 >
 >Saya pikir, anda perlu lebih argumentatif. Kalau memang ada pendapat saya
 >yang menurut anda "tidak substansial, sangat lemah dan kekanak-kanakan",
 >apalagi "doen't make sense", silakan tunjukkan bagian mana dan silakan
 >berikan argumen anda


Ha. ha. ha. Bung Martin ini benar-benar .................. (sorry saya
nggak bisa tulis).
Anda kok masih bertanya bagaian mana yang tidak substansial. Bagian itu
kan sudah saya cuplik pada reply terdahulu. Nih saya cuplik lagi biar
ngerti:

 > Martin Manurung Wrote:
 > ----------------------
 >Jangan lupa, "kepercayaan" itu adalah yang tertua dan ASLI dari
 >Indonesia lho. Islam, Kristen, Hindu dan Budha itu kan "import"
 > dari luar Indonesia.

Coba anda pikir, memberi apresiasi kepada suatu agama/keyakinan karena
pertimbangan asli/tidak asli apakah itu substansial ?

Anda mengatakan: "Kepercayaan itu keyakinan/agama yang bagus."
Kemudian orang bertanya pada anda: "Apa alasannya ?"
Lalu anda menjawab: "Karena kepercayaan itu asli Indonesia."

Apakah itu jawaban yang substansial ?
Apakah itu bukan jawaban yang kekanak-kanakan?

Kalau anda masih belum paham juga, saya tegaskan lagi bahwa
agama/keyakinan itu terlalu tinggi untuk dipertimbangkan dengan
pertimbangan asli/tidak asli. Isi dan kualitas dari agama/keyakinan
itulah yang substansial.

Anti_SQ

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!













______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke