Seorang guru silat apapun jenisnya ( dari kung fu sampai dengan Perisai diri) selalu
mengajarkan para murid-murid padepokannya sampai ketingkat kesaktian dan kemampuan
ilmu setiggi-tingginya. Akan tetapi dalam melakukan proses pelatihan tersebut ada
beberapa jurus dan kesaktian yang selalu disimpan untuk bekal si guru itu menghadapi
murid yang mungkin saja bandel dan melawannya setelah memperoleh ilmu
setinggi-tingginya.
Guru tersebut menyimpan sebagian ilmu pamungkas untuk menghadapi sang murid yang
murtad dan durhaka. Inilah yang berbeda antara perguruan fisik dengan perguruan ilmu.
Ini sekedar interpretasi saya lho. Bisa salah bisa benar.
Di lingkup perguruan ilmiah, seharusnya filosofi guru silat tidak diberlakukan. Guru
ilmu pengetahuan harus selalu memberikan pengetahuan dan pemahaman seluas-luasnya dan
setinggi-tingginya. Tidak ada yang disimpan di dalam hati. Semua diberikan tanpa
tedeng aling-aling, tanpa rahasia senjata pamungkas. Jujur, terbuka, dan demokratis.
Kalaupun ada murid yang dianggap murtad dan melawan konsep ilmu yang diberikan sang
guru iptek tersebut. Guru ini tidak serta merta langsung mencari sejata pamungkas
untuk kembali melawan sang murid, melainkan dia akan berpikir jernih tentang benar
tidaknya konsep iptek yang dikemukakan si murid.
Perlawanan murid terhadap guru - dalam perguruan iptek - adalah perlawanan idologis
(ilmu pengetahuan tentang gagasan-gagasan seperti yang dikemukakan De Stutt de Tracy).
Dan oleh sebab itulah guru harus bijaksana dan tidak hanya sekedar digugu dan ditiru.
Guru hanya menuntut murid untuk memahami masalah dan menyelesaikan masalah duniawi
maupun surgawi. Selebihnya tergantung pada si murid bagaimana menerapkan ajaran-ajaran
tuntutan tersebut.
SUGIH TANPO BONDO KERE TANPA REKOSO.
PERWIRO TANPO SULOYO MERDIKO MESTI REKOSO.
--
On Wed, 16 Feb 2000 22:11:16 Phantom Stranger wrote:
>
>From: mBin <[EMAIL PROTECTED]>
>> barangkali ada dua prinsip wam,
>> semakin tinggi pohon cabe semakin banyak dikencingi kucing,
>> semakin banyak dikeroyok, semakin ngetoplah awak,
>>
>> dandengan jurus dewa menyedot kentut,
>> angin pukulan para pengeroyoknya akan menambah kesaktian sang dewa...
>
>PS :
>masalahnya, punya ndak jurus dewa menyedot kentut itu.
>belajar jurus itu susah banget lho.
>kalo kentutnya banyak yang kesedot, trus badannya ndak kuat, ya bisa kalah
>itu badan sama kentutnya ;p
>
>
>
>
>- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
>-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
Join 18 million Eudora users by signing up for a free Eudora Web-Mail account at
http://www.eudoramail.com
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!