ah mas hasan.
kok jadi begini sih ya?
bagiku, tak soal presiden mo ngomong apa
juga tak soal kalu legis-latip mo njewer apa nyubit presiden.

yang jadi masalah itu kan cara menanggapi-nya yang justru
keluar dari kelembagaan demokratis. sudah gitu dalam
trias politika-nya kan sedang jonjing nih. kelihatannya
legis-latip dan ekse-kutip saling main ping-pong (kata
mas harman), sementara itu yudi-katipnya kan masih
kusut. (lho malah nggak nyambung?)

maksudnya dengan cara itu, kenapa sih harus ketua mpr
atau ketua dpr ribut-ribut di khalayak. misalnya mereka
benar-benar mau mengadakan kritik atau goyangan sekalipun
atas GD, kalau dilakukan secara kelembagaan kok kelihatannya
lebih elegance (eh.. bener nggak ya?), atau "miyayeni" secara
demokratik.. (demokrasi kok pakek piyayi). dan itu rasanya
akan lebih efektif, misalnya segera tahu, bagaimana pandangan
setiap unsur legislatifnya atas usulan-usula gaya gurduran itu. juga
lebih hemat waktu, karena segera tahu keputusan dewan atau majelis
sehingga segera tahu juga perlu tidaknya mengundang presiden
untuk sekedar wawan-rembug.. mencari pemecahan bersama
ruwet-rentenging negara.... lak gitu.

kalau terus banyak ditumpahkan di luaran, kan malah membakar
kesana kemari, kaya mau perang tanding aja! mbok sadar masing-2
membawa umat. lha umat yang awam ini lah yang menjadi korban.
TIWAS kemarin ikut kemrungsung ketika pak AR menyatakan
bisa saja SU diarahkan jadi SI untuk "menjewer" GD. TIWAS pada
ikutan emosi... ngata-ngatain GD segala macem. eeee mak
plecis, tadi pagi ada berita AR:

''Pada SU MPR tahunan nanti, terutama yang akan dibahas adalah tentang
pasal-pasal dari amandemen UUD 1945 yang dilakukan PAH I DPR/MPR serta
pengesahan rancangan ketetapan PAH II DPR/ MPR,'' tuturnya menjawab
seputar isu penggantian Presiden.
"Dia berpendapat, masalah ganti-mengganti Presiden adalah urusan
belakangan. Yang penting Gus Dur harus terus dikoreksi supaya tidak
hanya mengurusi soal-soal kecil.
''Dalam hal ini, kalau Presiden memang keliru, ya kita peringatkan.
Mulai sekarang, sebagai Ketua MPR, saya tak boleh partisan. Saya akan
mengutamakan masalah bangsa,'' tandasnya."
--------------------------
lho ini kelugasan model mana?


salam,

-----------------------------------------------------
Soelojo
[Lho, tiwas dandan ra entuk melu.... <lagu tanjung perak.]
moderator ML JOWO WOJOSETO
[EMAIL PROTECTED]
http://io.spaceports.com/~wojoseto/index.html
http://www.alladvantage.com/go.asp?refid=DTG850
http://www.gotoworld.com/getpaid/default.asp?rid=1022156669




- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke