Hari Kamis malam, menyaksikan dua acara diskusi di TPI dan Anteve, yang
menghadirkan anggota PKB (Yusuf? Choirie di TPI dan ? Effendi di Anteve),
membuat saya merasa yakin bahwa partai ini sedang menuju pembusukan
dirinya sendiri.
Dalam kedua program itu, wakil PKB dapat dikatakan membabi buta mendukung
Gus Dur. Seorang penelpon bahkan mengatakan bahwa yang mereka lihat
(terhadap PKB) saat ini adalah Partai Golkar pada masa Harmoko. Artinya,
apa pun yang dikatakan presiden, akan dibela mati-matian oleh PKB. Dan
penelpon itu mengatakan, Harmokonya PKB adalah Choirie. Dalam mengomentari
pencopotan dua menteri, Choirie mengatakan bahwa hal itu adalah hak
presiden. Bisa jadi dia benar. Akan tetapi, jika _hak prerogatif_ ini
dijadikan kriteria pembenaran, ya benar pula seluruh Keppres yang
diterbitkan Suharto. Lucunya, Choirie menuduh ada yang mempolitisasi
pencopotan dua menteri itu. So what? Salahkah kalau semua urusan dijadikan
komoditi politik? Jangan lupa, PKB yang mulai mempolitisasi semua urusan.
Di Anteve, wakil PKB (dan quasi wakil PKB, Sobary yang baru diangkat jadi
direktur Antara), kelihatan lebih tolol lagi. Dikatakan bahwa tidak ada
kiai yang menolak rencana Gus Dur untuk mencabut Tap 25/66. Saya katakan
ini tolol, paling tidak adalah penipuan, karena sudah berulang kali saya
baca tulisan orang NU yang menolak penghapusan Tap ini. Saya nggak tahu,
apakah menjadi politisi itu mudah menyebabkan orang (yang berlatar
belakang agama kuat) tidak malu untuk menjadi penipu? Saya yakin, jika Gus
Dur berkata sebaliknya pun orang2 PKB nggak akan malu-malu koor
_kwek-kwek-kwek-.
Demikian pula Sobary. Orang ini mempermasalahkan kata-kata _menjewer_
yang dikatakan Amien. Katanya, ini patronising. Lucunya, dia berkelit
ketika ditanya, kenapa dia dulu tidak mengatakan hal yang sama ketika
Amien _mengancam_ Habibie? Padahal, waktu itu Amien bukan siapa-siapa.
Beda dengan saat ini, dimana dia menjabat Ketua MPR. Jawabannya? Sudah
bisa ditebak. _Kwek-kwek-kwek_ pula.
Akankah PKB menuju Partai Kwek-kwek-kwek Baru?
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!