Assalamu'alaikum, ww & Salam Sejahtera,
Bung WAM, bung Gigih, Mbah Soel, dan rekan-rekan lain,
Saya rasa posting dengan judul "Selamat" sudah bertahan dalam beberapa hari
ini, seperti bola di kaki pemain bola, syukur kalo masuk gawang lawan
(nambah nilai), tapi takutnya malah banyak out-nya, bahkan ada yang mulai
nendang ke gawang sendiri (bunuh diri).
Mari kita kembali memberikan kritik dan solusi dengan tujuan mencapai
kebaikan, seperti semula.
Mohon maaf, saya seperti menggurui anda-anda sekalian...hal ini semata-mata
karena rasa hormat saya kepada anda semua
White Crow
----- Original Message -----
From: "Wisnu Ali Martono" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, June 14, 2000 1:40 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Selamat
On Tue, 13 Jun 2000, GIGIH NUSANTARA wrote:
> > WAM:
> > seharusnya diterjunkan ribuan Laskar
> > di sana.
> Aku yakin WAM saat ini masih di Jakarta, dan tidak di
> Ambon. Jika tidak, mana mungkin ia rajin menulis di
> milis ini. Cuma, apakah ketidakberangkatan WAM itu
> termasuk yang dibilang 'seharusnya' itu, atau bukan.
> Atau ia mengecualikan dirinya sendiri?
WAM:
At least, saya berbuat sebagai _orang yang lemah_ menghadapi kedzaliman:
hanya bisa berteriak. Itu masih lebih baik daripada orang-orang yang
ngakunya Islam tapi (dalam kasus Ambon) lebih tengik dari Yahudi.
Had I have the power, I would go to Ambon myself.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!