Setuju Mas Erry, meskipun itu sulit dibuktikan!

Dalam kontek kerusuhan di Ambon dll., marilah kita belajar sejarah Indonesia yang saya 
bagi dalam empat bagian.

Pertama, sejak bangsa asing masuk dan berhasil menguasai Nusantara. 

Ke dua, pemberontakan2 dalam negeri setelah kemerdekaan yang menyebar di berbagai 
wilayah Indonesia.

Ke tiga, penggulingan pemerintahan Soekarno.

Ke empat, kerusuhan-kerusuhan, perang saudara, dan disintegrasi di berbagai wilayah di 
Indonesia setelah Pemilu 1999 yang memunculkan Presiden tak terduga.

Sulit dibuktikan namun bisa dilihat bahwa disana ada titik temu antara kepentingan 
asing dan kepentingan sempit anak2 bangsa yang lebih mementingkan diri dan 
golongannya. 

Bagian paling barat (Aceh) dan bagian paling timur (Irian Barat) di Indonesia adalah 
daerah paling strategis untuk mencabik-cabik bangsa dan negara ini. Begitu salah satu 
lepas maka momentum itu akan segera meruntuhkan bagian-bagian lain yang potensial 
memisah namun bukan garapan yang strategis.  Apakah ini hanya sebuah koinsidensi dan 
akibat pemerintahan masa lalu? 

��
 

----- Original Message ----- 
From: Brahmanta <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, December 15, 2000 5:42 AM
Subject: RE: [Kuli Tinta] FW: Seruan Baku Bae Maluku




-----Original Message-----
From: ERHP [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: 14 Desember 2000 10:36
To: [EMAIL PROTECTED]; '[EMAIL PROTECTED]'
Subject: [Kuli Tinta] FW: Seruan Baku Bae Maluku
Importance: High
........
Namun dengan mencermati dan mempelajari secara seksama semua pertikaian demi
pertikaian,kami sangat yakin,baik sebagai pimpinan masyarakat maupun sebagai
masyarakat Indonesia bahwa seluruh peristiwa pembantaian terhadap masyarakat
Maluku sesungguhnya bukanlah bersumber dari kehendak dari masyarakat Maluku
sendiri. Mengapa demikan? Sebab selama ini masyarakat dan para pemuka
masyarakat selalu mampu mengatasi persoalan yang terjadi di Maluku seberapa
pun besarnya. Namun secara jujur harus diakui bahwa hingga saat ini
masyarakat dan pimpinan masyarakat belum mampu mengatasi pertikaian yang
telah berlangsung kurang lebih dua tahun ini.
Oleh karena itu kami sekali lagi kami menegaskan bahwa ada kekuatan maha
dahsyat yang berada dibalik seluruh pertikaian dan terus membayangi semua
konflik yang yang terjadi hingga masyarakat Maluku hancur lebur dan cerai
berai.
.......

BM:
Akhirnya..... sadar juga walaupun agak terlambat, tapi better late than
never.
Saya juga dengar di radio semalam percakapan dengan seorang tokoh Maluku
sehubungan dengan seruan Baku Bae ini yang menyatakan bahwa mereka TIDAK
AKAN LAGI MENCARI-CARI SIAPA YANG SALAH tapi MENCARI BAGAIMANA JALAN KELUAR
YANG TERBAIK. Itulah cara yang bijaksana, karena kalau mau cari yang salah
nggak akan bakal selesai karena semua pihak akan punya kebenaran versi
masing-masing.
Semoga semakin banyak yang makin sadar dari politik adu kambing semacam ini.

Salam,





................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com















Kirim email ke