Mulai dari mana ? Sriwijaya? Majapahit? Mereka runtuh karena ulah raja mereka sendiri 
atau karena
kepentingan asing?Belanda masuk Jawa karena apa ? Karena raja Jawa haus kuasa dan 
menciptakan
banyak permusuhan dengan sekutu potensial atau karena kepentingan asing? Kekuatan 
pesisir
dihancurkan, pada saat kebingungan melawan musuh-musuhnya itu eh Belanda malah 
diundang.
Belanda masuk Aceh karena para Tengku saling berbantahan. Masuk Maluku, karena 
kerajaan potensial
Ternate dan Tidore saling bersaing (sampai sekarang). Masuk Sulawesi Selatan juga 
begitu. Bali
juga begitu.

Juga kalau bilang karena disintegrasi itu karena adanya ulah kepentingan asing, bisa 
ditanyakan
apa sih manfaatnya bagi asing kalau suatu negeri jadi kacau balau karena disintegrasi 
? Ongkos
jadi tambah, piutang jadi hilang, jualan juga kagak laku, usaha macet. Mana yang lebih 
gampang
untuk blood sucking capitalism lewat satu pintu atau bermacam-macam pintu ?��Kenapa 
kemarin IMF
protes lewat FEER, perkara otonomi daerah ? Bagi mereka Indonesia lenyap, lenyap pula 
seluruh
hutang yang ditanggung anak cucu kita. Untuk Papua bisa diteliti latarbelakang 
orang-orang yang
ribut Konggres Papua kemarin.

Mungkin kita terlalu banyak menyelam dalam dunia ide, ide negara kesatuan, ide negara
integralistik, dan yang pada akhirnya dipaksakan malah mengucurkan banyak darah bila 
ada orang
yang mempertanyakan ketidakadilan yang terjadi demi ide. Coba saja suruh nyanyi Padamu 
Negeri
kepada orang Aceh. Pingin tahu saya apa reaksi mereka. Bagi saya lagu Padamu Negeri 
sudah tidak
relevan lagi, yang lebih cocok sekarang adalah Padamu Manusia Indonesia, Manusia Aceh, 
Manusia
Dayak, Jawa, Maluku, Papua,dll, lebih nyata, lebih bisa dipegang daripada konsep 
NEGERI,
yang diawang-awang, yang gampang diselewengkan, yang batas-batas NEGARAnya lebih 
ditentukan oleh
akibat kolonialisme daripada ditentukan oleh batas-batas BANGSA. Stop sudah 
pembantaian manusia
karena ide-ide. 

Untuk Maluku saya masih percaya bahwa kerusuhan yang tercipta disana adalah sama dan 
sebangun
dengan Situbondo, Tasikmalaya, dll. Kalau dituding ada kepentingan asing, apa 
manfaatnya ? Untuk
Aceh dan Papua jelas masalahnya adalah ketidakadilan (ini termasuk hukum dlsb). Supaya 
tidak
terjadi disintegrasi ya adili yang bener orang-orang yang bikin ketidakadilan di Aceh 
atau Papua.
Selama itu tidak dilakukan ya orang tidak percaya. Dan jangan tuding kepentingan asing 
sebagai
penyebabnya. 

Salam mesra dari Miri
Aguss

--- �� <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mari kita runtut saja sejarah terbentuknya negara ini. Dari mana hendak kita mulai 
>Mas Agus van
> Tandes Kidul? 
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: Agus Satrio <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Friday, December 15, 2000 7:06 PM
> Subject: Re: [Kuli Tinta] FW: Seruan Baku Bae Maluku
> 
> 
> Bagaimana dengan masalah keadilan Pak Aswat van Djogja ? Bagaimana dengan korban 
>yang mati
> sia-sia
> demi tujuan-tujuan sempit NKRI ? 
> 
> 
> --- �� <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Setuju Mas Erry, meskipun itu sulit dibuktikan!
> > 
> > Dalam kontek kerusuhan di Ambon dll., marilah kita belajar sejarah Indonesia yang 
>saya bagi
> > dalam empat bagian.
> > 
> > Pertama, sejak bangsa asing masuk dan berhasil menguasai Nusantara. 
> > 
> > Ke dua, pemberontakan2 dalam negeri setelah kemerdekaan yang menyebar di berbagai 
>wilayah
> > Indonesia.
> > 
> > Ke tiga, penggulingan pemerintahan Soekarno.
> > 
> > Ke empat, kerusuhan-kerusuhan, perang saudara, dan disintegrasi di berbagai 
>wilayah di
> Indonesia
> > setelah Pemilu 1999 yang memunculkan Presiden tak terduga.
> > 
> > Sulit dibuktikan namun bisa dilihat bahwa disana ada titik temu antara kepentingan 
>asing dan
> > kepentingan sempit anak2 bangsa yang lebih mementingkan diri dan golongannya. 
> > 
> > Bagian paling barat (Aceh) dan bagian paling timur (Irian Barat) di Indonesia 
>adalah daerah
> > paling strategis untuk mencabik-cabik bangsa dan negara ini. Begitu salah satu 
>lepas maka
> > momentum itu akan segera meruntuhkan bagian-bagian lain yang potensial memisah 
>namun bukan
> > garapan yang strategis.  Apakah ini hanya sebuah koinsidensi dan akibat 
>pemerintahan masa
> lalu? 
> > 
> > ��



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Shopping - Thousands of Stores. Millions of Products.
http://shopping.yahoo.com/

................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com 















Kirim email ke