Data kamu tahu ngak dim sasudin ini malem bertepatan dengan
peledakan bom melakukan konsolidasi di mabes muhamadiyah
maling teriak maling.

Myp.


-----Original Message-----
From: åç <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 28 Februari 2001 20:23
Subject: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof.


>Prof HM Din Samsudin setelah bertemu dengan Wapres
>Megawati mengatakan pernyataan MW.
>
>1.  Sangat clear MW menyatakan bahwa MW dalam
>kapasitasnya sebagai kader partai tidak pernah
>mendukung GD menjadi Presiden karena amanat partai
>adalah mendukungnya untuk menjadi Presiden dan
>bukan wakil Presiden.
>
>2. Sangat clear MW menyatakan bahwa dukungan MW
>kepada GD adalah dalam kapasitasnya MW sebagai
>Wapres.
>
>Komentar:
>
>Saya sampai saat ini masih sangat terheran-heran
>oleh wajah berserinya sang Profesor yang
>seolah-olah memperoleh pembenaran atas sikap
>kelompoknya yang ingin menggusur GD.
>
>Dua butir kalimat diatas diucapkan oleh Prof Din
>Samsudin. Apakah saya salah kalau mengatakan bahwa
>2 butir pernyataan MW yang dibacakan oleh Prof
>dari Universitas terlkenal tersebut sangat
>rasional dan sesuai dengan fakta.
>
>Butir pertama, faktanya memang demikian. Dalam
>pemiloihan Presiden lalu, kelompok Prof tersebut
>menjegal MW untuk menjadi Presiden sehingga MW
>harus bersaing dengan GD dimana PDIP hanya maju
>sendiri berhubung PKB MAU TIDAK MAU harus
>mendukung GD, itupun setelah di detik terakhir
>tidak ada fraksi lain yang mencalonkannya. Jelas
>tidak mungkin MW mendukung atau memilih GD karena
>pada saat itu dia sebagai kader partai harus
>mendukung dia sebagai Presiden sesuai dengan
>amanat kongres Bali.
>
>Butir ke dua, sangat rasional dan logis. MW naik
>menjadi Wapres juga dicalonkan oleh PKB karena
>PDIP sudah patah arang. Disamping itu, tampaknya
>GD memang hanya ingin didampingi oleh MW disamping
>sebagai wujud konsistensinya mengenai demokrasi
>danpembelajaran bagi kaum Islam modern (NU dan PKB
>mewakili Islam tradisional) juga untuk
>menyelamatkan wajah demokrasi di Indonesia. Masak
>calon dari partai yang memperoleh suara terbanyak
>harus  tersingkir. Ucapan emosional GD yang
>disalami MW segera setelah penghitungan suara yang
>menunjukkan kemenangan GD atas MW dimana GD
>mengatakan: "kita harus menghormati mBak Mega dan
>pembantu-pembantunya!" jelas sekali menunjukkan
>arah itu. Jadi, sangat rasional bagi MW kalau dia
>yang telah dipilih secara konstitusional menjadi
>Wapres harus mendukung dan bekerjasama GD sebagai
>Presiden.
>
>Adakah diantara netters yang mempunyai pendapat
>lain atau komentar terhadap ucapan Sang Profesor
>HM Din Samsudin yang dulu dijuluki sebagai ilmuwan
>tukang pada jaman Orba?
>
>
>
>
>...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 
















Kirim email ke