[Mohon agar tulisan saya ini dibaca dengan berbisik-2
takut kedengaran yang lain... psst... tak bilangin yah!]
Bahwa tadi menjelang magrib, menjelang aku berangkat
beli MARTABAK TELOR buat lauk tamu dari SOLO,
di TV tertayang berita (kalau tidak salah SCTV), bahwa
PP Muhammadiyah tidak pernah menyatakan anti
pemimpin wanita lho. Yang bilang itu wakil ketuanya yi.
Profesor Dr. Din Samsudin.. pssst. jangan bilang-bilang
yah!.. Semua kegiatan Muhammadiyah selama ini adalah
kepedulian moral dan sosial semata... psst!
Bahwa seorang professor hukum kondang yang bernama
Ismail Sunny, menganjurkan agar pimpinan MPR bersidang,
untuk segera mengadakan SI. Katanya, daripada semakin
besar ongkos yang dikeluarkan untuk menunggu mekanisme
MEMORANDUM. Bener lho ini, wong pak professor itu
ngomong di corong yang disiarkan oleh SCTV. Kebetulan
ngomongnya di samping professor Humoris Causa, Din
Samsudin.... psst, awas lho jangan bilang-bilang yah!
Bahwa menurut sunah Rasul, tentang siapa yang harus
dipatuhi oleh seorang isteri itu konon, "Seandainya
menyembah seseorang itu bukan perbuatan syirik,
maka setiap isteri wajib bertakwa pada suaminya.."
makanya koalisi permanen di al-azhar memanggil
Taufik Kiemas sebagai Suami Megawati... jadi logika
orang patuh, seandainya TK meminta isterinya
buat MRESIDEN, maka akan dipatuhinya... bener
lho ini. Ini masalah serius, fiqih, bukan pekih....
tapi ya itu tadi, psst... jangan bilang siapa-siapa!
Bahwa sesungguhnya MW, YIM, HK (porteng) apalagi
AMF, tidak pernah mendukung GD menjadi presiden,
kecuali AR seorang lho... bener ini. Hasil membaca
dan melihat informasi di media cetak dan elektronik...
bener kok... sumpah juga berani. Tapi, ya itu tadi,
jangan bilang siapa-siapa, anggap saja ini hasil
rekayasa informasi yang dilakukan oleh seorang
gila, bodong, DENGGLENG dan mencla-mencle
semacam aku..
Salam yah... dan ingat ini informasi rahasia, jadi
jangan bilang siapa-siapa.... takut kedengaran
oleh mereka-mereka... habis susah sih nyari
rajanya provokator selama ini.... dalam rangka
menciptakan kondisi DARURAT sehingga nash
kitab suci pun pantas di-amandemen. Lho kan
melebihi harapan reformasi untuk mengamandir
hanya sekedar UUD... :-{) (takut ngakak aku,
takut kedengeran sih... pssst!)
permisi....
Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
apa bedane uwong ambek
manungsa?
----- Original Message -----
From: "GIGIH NUSANTARA" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, March 06, 2001 2:04 PM
Subject: [Kuli Tinta] Mega, 'sekedar '-nya
'Ini kan darurat', kata sementara orang yang dulu
rajin sekali menguar-uarkan ketidaksudian mereka
terhadap Mega, ketika SU MPR yang antara lain akan
memilih Presiden. Dengan alasan 'darurat' tersebut,
maka Mega boleh jadi RI-1.
Darurat ?
Ya. Darurat. Maka segalanya bisa dilakukan. dan Boleh.
Tetapi tahukah Anda, bahwa pengertian darurat bukan
permanen. Mana ada darurat itu permanen. konon pula
konstitusional?
Darurat, pasti sebentar. Jika GD saja yang baru
beberapa bulan sudah mereka rasakan terlalu lama, maka
yang sebentar pasti juga tak akan lebih lama.
Jadi ?
Mega mesti ati-ati. Kalau cuma 'pernah jadi RI-1'
saja, dan bukan demi melembagakan demokrasi di negri
ini, mohon dipikir kembali.
=====
Sugih durung karuwan, sombong didisikno...
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get email at your own domain with Yahoo! Mail.
http://personal.mail.yahoo.com/
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
- [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. ��
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. mBin
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. ��
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. GIGIH NUSANTARA
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. My Populis
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. Iwan_Satyanegara
- [Kuli Tinta] Mega, 'sekedar '-nya GIGIH NUSANTARA
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. BKC1214 Nopi Hidayat
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. ��
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. Iwan_Satyanegara
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. BKC1214 Nopi Hidayat
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. BKC1214 Nopi Hidayat
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. Imron Zen
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. BKC1214 Nopi Hidayat
- Re: [Kuli Tinta] Sang Ilmuwan Prof. Agus Satrio
