Sebelum pemilu, dia pernah mengatakan partai pemenang pemilu, calon
presidennya layak menjadi Presiden . Ternyata, ketika yg menang bukan PAN,
tetapi PDIP, dia mengatakan parpol pemenang pemilu, tidak otomatis calon
presidennya menjadi presiden. Dengan memutarbalikkan logika angka2.
Nach kalau ini berarti anda belum mengerti apa yang dimaksud dng menang,
anda selalu menilai dng pikiran anda sendiri. Menang dng angka yg mutlak
otamamtis dia jadi Ri1, tapi kalau menang kurang dari 50% yah harus mencari
dukungan diluar partainya karena konstitusi kita bicara seperti itu lho
mas, ini mungkin yang dimaksudkan oleh ar.
AR pernah mengatakan, hanya mau menjadi Presiden. Wapres, apalagi Ketua
MPR/DPR, untuk orang lain saja. Kalau gagal jadi presiden, dia akan memilih
jadi oposisi. Ternyata, ketika gagal jadi presiden. Ketua MPR juga dia mau.
Bahkan di Sumatera, sempat kepancing pertaanyaan wartawan, dng mengatakan
jadi wapres pun dia mau. Padahal tidak ada yg menawarinya u/ itu.
menjadi oposisi bukan berarti harus diluar parlemen, didalam parlemen bisa
menjadi opisisi dan ini lebih efektif dari di luar karena memang kondisi
dinegara ini baru bisa beroposisi seperti ini, Ar mengatakan begitu kalau
partainya menang dia jadi Ri1 karena partai kalah, walaupun dia desak oleh
beberapa partai2 islam,golkar, dan tni ia tetap tidak mau di calonkan jadi
RI1 jadi bisa anda nilai sendirilah apa maknannya. Perkembangan kondisi lah
yang membuat dia bersedia jadi wapres, seperti dia mencalonkan gd menjadi
Ri1 dulu, ingat mas politik itu dinamis selalu melihat situasi.
AR mengecam politik dagang sapi. Pdhal dia sendiri mengatakan bahwa GD
tidak
ingat jasa2 Poros Tengah yg mengangkatnya menjadi Presiden. Seharusnya GD
mengakomidir kehendak PT (dng mengangkat menteri2 dari PT). Begitu juga,
ketika dia mengatakan Mega dijamin tidak diganggu kalau jadi presiden,
asalkan mengakomodir 'jasa2' mereka yg telah mendukungnya. Apa bedanya dng
apa yg disebut politik dagang sapi?
Bila kompromi politik dilakukan pada saat suatu pihak terdesak karena
blundernya yang dilakukan ini namanya politik dagang sapi, tapi bila
kompromi politik dilakukan dalam kondisi dimana pihak2 menyadari penting
bekerjasama dng kepentingan bersama ini namanya kerjasama politik.
Sedikit gua bahas beberapa kalimat diatas untuk mengimbangi beberapa
persepsi anda
salam
as
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--