Rusmanto wrote:
Adi Nugroho wrote:
Hmm, ada source code? Kalo mo terus terang, apa
gunanya s.c. utk pengguna awam? Mereka tdk bakalan
ngoprek s.c. tsb.
Saya pernah tanya seperti itu kepada seorang pengguna awam
(imho: awam bukan berarti tidak bisa mengetik perintah):
Jawabnya:
Saya bisa menginstal paket yang sesuai untuk komputer saya
hanya dengan menjalankan:
./configure
make
make install
Maksudnya, dengan ketersediaan source, kesempatan bisa menggunakan
software menjadi lebih luas/bebas daripada jika tidak ada source,
meski saya tidak tahu bahasa pemrograman yang digunakan software itu.
Menurut teman-teman di sini, pas atau tidak pernyataan di atas?
Rus
Kalau pendapat saya, pengguna awam tetap tidak peduli dengan source code.
Yang diperlukan hanyalah komputer yang bisa digunakan dengan mudah.
Mau simpan data ke flashdisk, tinggal colok.
Mau ngeprint, tinggal klik.
Mau internet/email, buka browser, ketik alamat, lalu klik sana sini.
Mau ngetik, spreadsheet, presentasi, tinggal buka office.
Ambil foto dari kamera digital, colok, lalu beberapa klik, udah
bisa lihat dan print foto.
Begitu dalam pengetahuan saya selama ini.
Nah, kalau ./configure && make && make install, itu tampaknya
bisa menambah "masalah".
Bayangkan kalau dependensi tak ada di komputer tsb.
Lalu muncul error di layar, plus berbagai teks yang tampil
ketika kompilasi yang tampaknya cukup bisa mengintimidasi
pemakai awam :)
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis