On Fri, Mar 02, 2007 at 09:18:05AM +0800, Adi Nugroho wrote: > Kalau awam mah senang dengan produk yang baru gres, tampilannya keren dan > ramai dibicarakan secara positif di berbagai mass media. Murah/mahal gak > penting. Apalagi soal source-code.
sebenarnya yang salah kaprah itu jalan pikiran yang menganggap bahwa ketersediaan source itu identik dengan bisa dioprek _sendiri_ :-) jadi, ya konsekuensi logisnya ada yang berpikiran: ngapain ada source? egp. emang loe bisa ngoprek itu source? hi..hi.. dua kesalahan tidak otomatis membuat sesuatu menjadi benar. Keterbukaan source, menghindari keterikatan/ketergantungan pada satu vendor. ini bukan soal microsoft saja. juga bagi yang lain. Bayangkan misalnya microsoft bangkrut, dan tidak ada yang berhak secara legal untuk meneruskan. Gimana? Ada sekelompok pendukung OS tertentu, yang saking ngiri dan bencinya sama linux sampai menohok dan bilang kalau kelompok penggemar linux itu benci banget sama microsoft hi..hi.. Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

