Yanmarshus wrote:
Mau ngeprint, tinggal klik. Mau internet/email, buka browser, ketik alamat, lalu klik sana sini. Mau ngetik, spreadsheet, presentasi, tinggal buka office. Ambil foto dari kamera digital, colok, lalu beberapa klik, udah bisa lihat dan print foto. Begitu dalam pengetahuan saya selama ini.
Oke, saya paham sekarang :-) Jadi yang dimaksud awam di sini adalah pengguna Linux yang benar-benar tinggal menggunakan, tidak bisa seting jaringan, printer, modem, dll. Contoh berikut ini bisa di Windows maupun di Linux: - Ada printer baru, dia akan minta tolong teknisi untuk setting-nya, atau install driver-nya di Windows. Contoh lain, mau pakai usb-flash di Windows 98, maka ia minta tolong ke teknisi untuk install driver USB tersebut. Kejadian nyata pengguna awam Linux (saya lihat sendiri): - orang yang belum pernah belajar komputer bisa pakai warnet. - anak kelas 3 SD mengerjakan tugas menggambar dengan komputer. Kalau awam seperti di atas, saya setuju source hanya untuk para teknisi (minimal pernah belajar Linux dasar). Namun, manfaat source tidak hanya untuk yang ahli atau programmer. Yang repot kalau definisi awam Linux adalah pengguna Linux yang ingin Linuxnya berfungsi *sama persis* dengan Windows. Imho, semudah dan sebagus apapun, Linux tetap beda dengan Windows, demikian pula Macintosh, misalnya soal struktur direktori, penamaan program, dll. Rus -- Mau tahu cara setup Linux? Gabung ke [email protected] -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

