Resza Ciptadi wrote:

Bisa Pa Rus solusinya mudah Install Linux lalu Jalankan Windows dari
VMWare, seperti yang dianjurkan pan Yan dan affan Basalamah. Jadilah
Linux Sama persis dengan windows. User ga perlu tau begitu ada masalah
virus misalnya backup dengan image sebelumnya beres masalah. Ini
asumsinya tentu saja user terutama yang di perusahaan tinggal minta
boss untuk membelikan server Opteron dual core, dengan RAM > 2 GB dan
harddisk 2 x 250GB, agar saya bisa deploy minimal 4 server virtual.
Kayanya harga komputer Opteron RAM > 2GB harddisk 2 x 250GB jauh lebih
murah dibanding kita beli lisensi Window$ + lisensi M$ Office 2007 +
teteng benget aplikasi lain

Hehehe...itu mah saran yang peduli dengan
harga lisensi yang mahal untuk umumnya orang/lembaga.
Juga tidak peduli dengan kemerdekaan (free), keterbukaan (source).
Secara bercanda bisa dikatakan, anak kecil aja tahu kalau
Windows memang lebih mudah dari Linux :-)

Saya kira bukan itu yang kita diskusikan. Cmiiw.
Tapi soal usaha kita agar Linux mudah digunakan untuk orang awam?
Salah satunya, tidak perlu menonjolkan source code, karena
orang yang sangat awam tidak akan tertarik dengannya (?)
Saya beri tanda tanya, karena definisi awam Linux masih didiskusikan.

Silakan tanya teman-teman admin/teknisi di Samudera Indonesia Tbk,
atau Konimex, atau RS Pertamina Jaya, Kementerian Ristek, dll. bagaimana perjuangan teman-teman itu memudahkan pengguna awam pakai Linux dan FOSS lainnya.

Rus
--
Mau tahu cara pakai atau setup Linux?
Kirim aja langsoeng ke [email protected]

--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke