Seandainya hubungan beda agama itu terus dilanjutkan sampai ke jenjang
pernikahan, berikut konsekuensi-konsekuensi yang perlu
dipikirkan dengan matang:
1. Hidup dan berjalan sendiri-sendiri, sesuai keyakinannya masing-masing, tanpa peduli
kehidupan kerohanian pasangannya.
2. Mendorong dan berusaha keras agar pasangan kita untuk mau meyakini apa yang kita
yakini.
3. Berjuang keras seorang diri, mendidik si anak berdasarkan keyakinan kita
4. Tetap yakin pada keyakinan kita, meskipun dicemooh oleh lingkungan sekitar
5. Saling keras pada pendirian masing-masing, terjadi percekcokan yang berkepanjangan
6. Hidup dalam suasana hangat, dan iklim demokrasi yang tinggi
Pikirkan sebelum menikah:
1. Fisik dan rohani Anda
2. Apakah Anda sudah cukup dewasa dan dapat berpikir matang?
3. Apakah Anda sudah terbuka dengan pasangan Anda dan sebaliknya?
4. Apakah lingkungan Anda mendukung?
5. Keuangan Anda? Apakah penghasilan Anda sudah cukup mampu untuk membangun bahtera
kehidupan dan dapat membahagiakan dan memenuhi
kebutuhan materi pasangan Anda
Untuk itulah sebaiknya sebelum melanjutkan ke jenjang pernikahan sebaiknya didahului
oleh masa
pertunangan. karena pertunangan adalah:
1. masa untuk menguji kesetiaan dan ketulusan cinta anda dan pasangan anda
2. masa untuk menyangkal diri
3. masa sebelum menikah, sehingga apabila terjadi ketidakcocokkan bisa diantisipasi
sebelumnya...
Thanks,
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
[MsA - BONAK] - � bocah nakal � - � panak beler �
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]