meskipun mail ini di tembuskan ke setiap pejabat yang berkaitan ... tidak
ada sedikitpun yang menanggapi atau menyangkal......
ini menunjukkan :
1. tidak perlu ditanggapi ..., biarkan saja sampai lupa...
2. TIDAK PERDULI
3. tidak berwenang menanggapi....
dan kenyataannya dosen dari FMIPA-pun tidak ada yang menanggapi kecuali
Dekan MIPA. Apakah sudah tidak perduli atau cari "aman" dengan tidak
menyinggung para pejabat yang terkait ? dimanakah "kebebasan
berpendapat", "kemitraan sejajar" yang diangkat menjadi ciri FMIPA ?
Demikian juga dengan lembaga mahasiswa yang terkait dalam lingkungan
unpar, apakah dapat dianggap "LOYO" ?
Sepertinya ada yang salah dalam "sistem kita",
Hasil didikan unpar tidak memiliki "kepekaan lingkungan" ?
salam perubahan,
=jaws=
----------------------
Tower 12 tingkat itu seperti apa ya ?
On Thu, 23 Sep 1999, A Rusli wrote:
> Saya teruskan saja ungkapan mahasiswa Matematika '94 ini.
> Semoga hal ini menunjukkan bahwa ada mahasiswa yang prihatin atas perlakuan
> yang dialaminya akibat masalah ruang kuliah bagi FMIPA.
>
> Salam, A Rusli 23 Sep 99
>
> >X-UNPAR-MAILER-To: matematika-list
> >X-Authentication-Warning: ns1.unpar.ac.id: majordom set sender to
> [EMAIL PROTECTED] using -f
> >X-UNPAR-MAILER-From: [EMAIL PROTECTED]
> >Date: Tue, 21 Sep 1999 04:38:31 +0700 (JAVT)
> >From: =JAWS= <[EMAIL PROTECTED]>
> >To: [EMAIL PROTECTED]
> >cc: [EMAIL PROTECTED], MATH <[EMAIL PROTECTED]>,
> > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
> > [EMAIL PROTECTED]
> >Subject: [MATEMATIKA] Perlu Petisi Mahasiswa MIPA ?
> >Sender: [EMAIL PROTECTED]
> >Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> >
> >Berkaitan kebutuhan akan "Gedung MIPA" yang selama ini masih kuliah di
> >Gedung lain ("nomaden" ) atas dasar "belas kasihan" fakultas lain yang
> >populasinya mayoritas, dan juga melihat sejauh mana "keseriusan" Yayasan
> >ketika mendirikan fakultas yang "langka" dan "mumet" ini. Beberapa point
> >uraian sejarah dan juga "permohonan" moga-moga tidak masuk "kotak sampah"
> >dan selanjutnya kalau ingin mendirikan jurusan baru.... penuhi dahulu
> >syarat-syarat utamanya......
> >
> >sekilas yang panjang :
> >1. 1993 : Mulai menerima mhs baru : rekan-rekan 93 kuliah di "FF" Nias,
> > Tata Usaha FMIPA-FTI di Wisma.
> >2. 1994 awal : Kuliah di Gedung "FISIP", praktikum fisika di
> wisma,praktikum
> > kimia di ITB, Tata Usaha di WISma
> >#janji(?) / isu(?)/ gombal(?) : " nanti ada gedung 12 tingkat untuk
> > gedung kuliah anda"; [kata penatar gugus H2:"bentuknya tower 12 lantai"]
> >
> >3. 1994 pertengahan : Tata Usaha pindah ke Rektorat LT IV,kuliah tetap di
> > gedung "FISIP", praktikum kimia tetap di ITB, prak. fisika, komputerdi
> > wisma.
> >#Dosen dan Tata Usaha bernafas sedikit lebih baik..., mhs
> > tetap "nomad"
> >#kuliah ada yang sampai 19.30 malam [mencari x dan y di malam hari,
> > untung belom ketemu unreal sama si aljabar :) ] dan lebih "untung"
> > lagi diusir pekarya :)))))
> >
> >4. 1995 akhir Gedung 7 dan 8 diresmikan
> > MIpa dapat di gedung 8 lantai satu, lantai 0 diberikan kepada
> > perpustakaan teknik kemudian menjadi perpustakaan eksakta, sebagian
> > menjadi Lab-Fakultas Teknik ( 1/2 + 1/2 ; hampir satu lantai ).
> > Sisanya menjadi milik FTI. Perbedaan pandangan pimpinan FMIPA dan
> > FTI akhirnya mahasiswa FMIPA tetap "nomad", sesekali kuliah di gedung 8.
> > FTI penguasa tunggal Ruang kuliah gedung 8.
> >#perpustakaan masih bisa hidup, lab-teknik masih jalan(?),mhs MIPA masih
> >"NOMADEN"!!!, belom bisa bercocok tanam karena tidak punya ladang.
> >#gedung 12 sudah tenggelam
> >#banyak kuliah di Rektorat,jadi banyak nongkrong di Rektorat,tapi diusir
> > satpam kalau ada orang penting lewat(MISALNYA REKTOR dan PR)
> >
> >5. 1996 awal : FMIPA "proyek rugi unpar" maka berdiri jurusan Ilmu
> > komputer FMIPA.
> >#agar tidak malu, muncul pandangan : "FMIPA globalisasi, wawasan luas"
> > jadi tidak apa-apa kuliah di berbagai Gedung.
> >#semua gedung milik yayasan.... bukan milik fakultas, milik bersama...
> >pengelolaannya akan dipusatkan ... mahasiswa FMIPA " pelopor",
> >gedung diberi nomor bukan nama hehehehehe tetap saja "NOMADEN"
> >#surat terbuka (petisi) saudara Henry Ismail beserta rekan-rekan lain
> >#gedung 12 lantai tetap tenggelam
> >#kunjungan ke FMIPA UI, bandingan FMIPA Unpar ?
> >
> >6. 1996 pertengahan : tambahan ruang kuliah dari 4119, 2102,PR3, Ruang PR3
> > tidak jadi diberikan sebagai ruang kuliah, gantinya depan ruang
> > PR3. Tergusur dari LT IV oleh Pasca Sarjana.( lepas 2 tambah 3
> > ".....lumayan", kata PD 2 waktu itu.)
> >#paling tidak pernah merasakan kuliah di ruang yang bangkunya empuk dan
> >ber-ac [hehehe :))) ] tapi ya tetap terusir.."DASAR ANAK TIRI PERGILAH
> >KAU"
> >#daku masih bermimpi indah gedung 12 lantai
> >
> >7. 1997 awal: Dekan FMIPA :"ilmu komputer tidak akan banyak-banyak...,
> > karena masih sukar fasilitas pendukungnya";
> > 1997 pertengahan : "jadwal makin padet dapet 1 ruangan lagi diarsitek(?)"
> >
> > 1997-1998 :......"periode ini saya kurang jelas,yang pasti
> > tetap nomad....."
> >
> >8. 1999 awal : mipa pasti dapat, saya lihat denahnya....
> > denah versi...... :+/- 2 lantai administrasi,dekanat,
> > ruang dosen,ruang kuliah, 2 laboratorium (satu
> > memanfaatkan bagian atas, atap gedung(?) )
> >
> > kalau dihitung ruangan kuliah yang di dapat sekarang dengan
> > penambahannya ya... tidak banyak tapi terintegrasi ....
> >#ada harapan tidak nomaden,
> >#mimpi gedung 12 sudah sayup-sayup
> >
> >9. sekarang ... masih 1999: denah yang pernah saya lihat berubah 180
> > derajat akibat proses negoisasi FMIPA dengan FE tidak dihadiri Dekan FMIPA
> > (?)... atau.... FE tidak akan pindah ke ciumbuleuit jika
> > ......,mahasiswa FMIPA "nomaden" korban kompromi (?)
> >
> >#kalau FE tidak pindah, Mahasiswa FE masih bisa kuliah....dan Mahasiswa
> > FMIPA dapat "bercocok tanam di ladang baru", atau FTI punya "dua adik
> > baru" dan F.Teknik punya 1 "adik baru" dan mahasiswa FMIPA tetap"nomaden"
> >#kalau FE pindah ke atas Mahasiswa FE kuliah di gedung baru, FMIPA masih
> >tetap nomaden.....
> >#gedung 12 tingkat-ku *hik* .....
> >
> >**. Buat apa yayasan memperbesar dana cadangan kalau mendirikan FMIPA saja
> > tidak bisa di sediakan gedung....., atau masih ingin mendirikan
> > jurusan baru .....
> >**. Sejak saya masuk sampai mau lulus Unpar "belom mampu/tidak mau"(?)
> > menyediakan gedung, padahal mahasiswa FMIPA bayar uang kuliah sama
> > jumlahnya dengan mahsiswa fakultas lain, belum lagi harus bayar uang
> > ujian negara......., laboratoriumnya cuman dua...
> >**. FMIPA rugi itu urusan Yayasan ......, yang penting bayarnya
> > sama....,fasilitas juga harus "adil".
> >
> >**. adu kepentingan dengan FTI kalah, adu kepentingan dengan FE kalah.....
> > wah...wah..."dasar anak tiri pergi saja kau"
> >
> > ----------------------
> >permohonannya mahasiswa FMIPA(?) :
> >1. Berikan Gedung baru FMIPA
> >2. Konsisten dalam perencanaan, penuhi dahulu kebutuhan kami atas gedung
> > kuliah......,
> >3......
> >4. .........
> >---------------
> >saran/solusi :
> >1. Lantai IV Rektorat akan kosong,Pasca pindah ke merdeka(?)
> > Tata usaha FMIPA dan FE di gabung di lantai tersebut... termasuk
> > Ruang dosen dan Dekanat......(harus muat!!!!)
> > Gedung baru berstatus Gedung Kuliah Umum dan Laboratorium komputer.
> >2. FE dan FMIPA di gedung baru....ruang kuliah sepertiperencanaan dan
> > kalau kurang cari di Fakultas lain....,saya rasa kalau mahasiswa FE
> > "nomad" pasti memberikan suasana baru bagi Unpar
> >3. Atau kalau Dekan FE bisa bijaksana kembali ke perencanaan semula
> > mipa dapet +/- 2 lantai.....,
> > kami sangat berterimakasih karena kami tidak akan "nomaden lagi"
> >
> >
> >salam perubahan,
> >
> >=jaws=
> >
> >-----------------------------
> >masih butuh perjuangan sebelum lulus
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>