Salam, Semoga akur2 sajalah itu bangsa2 di Timur Tengah.Sebagai bangsa pilihan Tuhan atau diridhoi oleh Allah. Siapa yang perduli karena KIBULAN mereka TAK BERMANFAAT bagi bangsa Indonesia.Dan biarlah mereka menghurus bangsa merekja sendiri. Tetapi kenyataannya tidak demikian dan sengketannya secara tolol oleh bangsa lain dan dalam hal ini oleh orang yang masih berani mengaku sebagai orang Indonesia, dibawa ke dalam negeri Indonesia. Sungguh pekerjaan orang pengangguran yang tidak punya pekerjaan selain menghasut. Wasalam, Wal Suparmo
--- Pada Sen, 22/2/10, saleh w siregar <[email protected]> menulis: Dari: saleh w siregar <[email protected]> Judul: Re: -:: Milist NB::- Israel Selalu Low Profile Dan Bersahabat Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 22 Februari, 2010, 1:20 AM Menarik sekali memang.. Sebenarnya, di Al Kitab dan dalam Al Qur-an juga, memang disebutkan beberapa cerita dan kisah tentang nikmat yang diberikan oleh Tuhan kepada suku Israel ini. Beberapa nikmat dan kelebihan atau yang sering disebutkan kadang dengan Nubuatan, baik yang sudah tergenapi ataupun belum,berlanjut terus sampe jaman Yesus / Nabi Isa. Dalam Alkitab Perjanjian Lama disiratkan bahwa mereka dijanjikan dengan Tanah Perjanjian sejak jaman Raja Salomo * Nabi Sulaiman,seperti yang diturunkan oleh nenek moyang kita Abraham/ Nabi Ibrahim. Sedangkan dalam Al Qur-an, jelas disebukan bahwa mereka sering mendapatkan nikmat2 tertentu yang tidak didapatkan oleh bangsa lain, seperti kebanyakan Nabi2 adalah dari golongan mereka. Kita tidak bisa menolak fakta bahwa Nabi Musa, Harun ( Aaron ), Zulkifli, Yakub, Yahya ( Yohannes ),sampe Isa / Yesus adalah Yahudi, sampe juga permintaan mereka akan makanan langsung dari sorga, juga dikabulkan oleh Allah, seperti yang mereka minta kepada Musa. Kita tidak bisa menolak fakta bahwa Musa dll adalah Bani Israel/Yahudi, namun kita juga tidak menolak fakta bahwa ada perbedaan antara Musa dan Nabi2 dengan kaum-nya. Sebenarnya, Allah tidak membeda2-kan manusia mahluk ciptaannya. Sebenarnya Allah memberikan nikmat2 kepada kaum tertentu,bukanlah atas pemilihan kelebihan untuk kaum tertentu, hal inilah yang mungkin disalah artikan oleh Israel. Nikmat Allah atas banyaknya kenabian dari suku mereka adalah karena juga banyaknya cobaan dan nistaan terhadap mereka, sehingga mereka dibawa oleh Nabi Musa keluar dari kejaran Fir-aun Mesir. Keluar dan selamat dari bahaya satu, kemudian mereka congkak lagi, dalam artian, dikasih hati minta jantung. Bukankah mereka telah dibawa keluar dari Mesir, mereka meminta makanan langsung dari Sorga,oleh doa-nya Nabi Musa, dikabulkan oleh Allah, mereka kemudian, meminta, ingin melihat langsung wajah Allah, alangkah mereka ini, sangat ber-lebihan dan melampaui batas. Nabi Musa meninggalkan mereka sebentar dengan pesan tetap menjalankan perintah Allah, selama ditinggal nabi musa, mereka malah membuat sesembahan dari patung anak sapi, yaitu dengan mengikuti hawa nafsu mereka. Kemudian terus berlanjut sampe jaman Nabi Isa / Yesus. Disinilah letak dimulainya perbedaan dan munculnya keyakinan lanjutan. Nabi isa/ Yesus dengan ajarannya ingin meluruskan dan meneruskan ajaran tauhid Nabi Musa kepada mereka, ekh, malah mereka anggap sebagai pengkhinat dan merusakan tatanan hidup Yahudi sehingga mereka ingin menangkapnya dan membunuhnya. Terlepas dari pro kontra malam penangkapan Nabi Isa/ Yesus, di kelompok lain, muncul juga keyakinan yang berlebihan dengan menyatakan Nabi Isa telah ditangkap dan benar disalibkan. Yang pasti, dari Adam sampe akhir jaman, Nabi2, dst, Allah pasti melindungi pembawa kalimatnya,termasuk dalam hal Nabi Isa. Yang pasti, Allah tidak membeda2-kan manusia. nikmat kelebihan kepada Israel adalah benar selama mereka patuh dan taat kepada aturan Allah. Demikian juga bangsa2 seterusnya Regards, --- On Sun, 2/21/10, Harie Pandiono Arema <arema...@yahoo. com> wrote: From: Harie Pandiono Arema <arema...@yahoo. com> Subject: Re: -:: Milist NB::- Israel Selalu Low Profile Dan Bersahabat To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com Date: Sunday, February 21, 2010, 9:23 PM Kalau baca di Alkitab sudah jelas Israel adalah bangsa yang paling disayang Tuhan, diberilah mereka tanah diatas tanah yang sudah dijanjikan itu tertulis di Alkitab. Boleh percaya boleh tidak. Seperti cerita dibawah ini dikeroyok 10 negara pun dia tetap bisa menang jangankan cuma Iran atau Iran (dimana Sadam Husain adalah ketuturan Firaun yang sudah mati digantung oleh pengadilan Irak). Israel dari dulu sesuai Alkitab negara dihancurkan berkali2 oleh Firaun, Kaisar Romawi hingga Hitler pada perang dunia II. Tetap kokoh dan tambah kuat. Karena campur tangan Tuhan. Negaramanapun didunia (bahkan Amerika) takan mampu mengalahkan Israel kecuali dihancurkan oleh Tuhan sendiri. Bagi mereka yang benci Israel sebaiknya baca Alkitab biar menyadari sudah ditulis dan terus terbukti dan tak terbantahkan. Amin From: muskitawati <muskitawati@ yahoo.com> To: Nongkrong_Bareng2@ yahoogroups. com Sent: Sun, February 21, 2010 1:22:02 PM Subject: -:: Milist NB::- Israel Selalu Low Profile Dan Bersahabat Israel Selalu Low Profile Dan Bersahabat Sangat berbeda dengan negara2 Arab yang selalu congkak, gegabah, penuh fitnah, dan selalu mengundang permusuhan. Maka Israel justru sebaliknya, negara ini selalu low profile, selalu merendahkan diri, tidak sombong, dan siapapun selalu diajaknya bersahabat tanpa mem-beda2kan agamanya. Bahkan Israel selalu berusaha membuka hubungan diplomatiknya dengan semua negara2 Arab ataupun negara2 Islam. Untuk itu, apabila pada setiap musibah yang dialami negara2 Arab atau negara2 Islam, Israel berusaha secepat mungkin memberi response bantuannya tanpa syarat apapun juga. Israel berhasil sukses dengan hubungan Internasionalnya, seperti China, India, Jepang, Korea, Taiwan, Australia, dan seluruh negara2 dibenua Eropa termasuk Russia. Yang menyedihkan justru negara2 Islam itu, selalu menolak niat baik Israel dalam membuka hubungan diplomatiknya, selalu menumbuhkan permusuhan, meskipun selalu berusaha memerangi Israel tetapi selalu gagal atau kalah. Adalah memalukan, negara2 Islam ini selalu menebarkan fitnah2 agar Israel dimusuhi negara2 diseluruh dunia, agar Israel dikucilkan terisolasi diseluruh dunia. Namun semua fitnah gagal, Israel tidak bisa terisolasi karena memang negara ini tidak pernah mengisolasi dirinya. Sebaliknya, akibat fitnah dan permusuhan yang dikobarkan negara2 Islam itu, maka mereka sendiri yang akhirnya terisolasi dengan memenjarakan kebebasan berpikir rakyatnya sehingga menjadi negara yang paling terkebelakang didunia dalam genangan konsumerisasi yang mewah dari para ulama dan pemimpinnya. Pada hakekatnya, perang itu adalah memaksakan kehendak satu pihak kepada pihak yang lainnya. Sebaliknya, Kompromi justru tawar menawar untuk menghindari perang dengan cara mengalah dengan mengorbankan kehendak satu pihak agar bisa diberikan kehendak yang bisa diterima oleh pihak lawannya. Ajaran Islam essensinya adalah menolak kompromi meskipun tidak berterang untuk mengajak berperang, tapi secara sembunyi2 menyerang dengan harapan bisa menang. Begitulah, ajaran Islam menjadi latar belakang utama serangan mendadak oleh 10 negara2 Arab: Egypt, Jordan, Syria, Iraq, Libanon, Saudi Arabia, Sudan, Tunisia, Morocco dan Algeria. Kalo dulu Amerika membuat pernyataan perang dan berhasil mengalahkan Jerman dan Jepang dalam perang dunia kedua yang berlangsung selama 5-6 tahunan, maka Israel yang diserang secara mendadak tanpa pernyataan perang ternyata berhasil mengalahkan ke 10 negara2 Arab yang sangat brutal ini hanya dalam waktu 6 hari saja. Setelah Jepang menyerah tanpa syarat, maka Amerika melucuti senjata2 tentara kerajaan Jepang, dan memaksanya menanda tangani perjanjian pengawasan persenjataan Jepang oleh pihak Amerika sehingga sampai kiamat pun, Jepang tidak bisa bangkit untuk memerangi Amerika kembali. Tidak berbeda dengan nasib ke 10 negara2 Arab ini, mereka dipaksa Israel untuk menanda tangani pengawasan persenjataan yang membolehkan Israel untuk masuk kembali kenegara mereka dan menghancurkan setiap bangkitnya kekuatan2 baru dinegara taklukannya. Wajar, seperti juga Jepang, maka ke 10 negara2 Arab inipun sampai kiamat nantinya tidak mungkin bisa bangkit memerangi Israel kembali. Hal ini belakangan menjadi tanda tanya, mengapa mendadak Syria bisa mengancam mau menyerang Israel? Memang secara teoritis tidak mungkin, tetapi ancaman yang dikeluarkan oleh presiden Syria ini sifatnya adalah politis karena ketidak puasan rakyatnya terhadap ketidak mampuan negara dalam menghadapi Israel. Jadi sikap presiden Syria hanyalah pura2 saja agar dukungan rakyat dalam negerinya bisa tetap mempertahankan kedudukan presiden ini selalu dalam keluarga Ashad. Tapi bukan berarti militerisme di Syria tidak bisa bangkit kembali, tentu setiap saat bisa bangkit kembali tapi tidak sukar untuk diatasi oleh Israel yang kemudian bisa memperbaharui bentuk perjanjian yang lebih mengikat kebebasan negara ybs. Bangkitnya militerisme ini bisa dicontohkan kepada hezbollah di Libanon yang akhirnya membawa kehancuran total dari pemerintahan Libanon. Libanon ini adalah satu dari ke 10 negara2 Arab yang dulu ikut menyerang Israel. Akibat negara Libanon dilucuti senjatanya, maka militerismenya muncul dalam bentuk organisasi teror yang bernama Hezbollah dimana dibelakang layar secara sembunyi2 pemerintah Libanon memberi dukungannya. Tapi kita sama2 menyaksikan, akibatnya ternyata fatal, Libanon hancur total dan bantuan untuk renovasi hingga kini belum juga muncul. Berbeda dengan Iran, negara ini tidak termasuk dalam 10 negara2 Arab yang dulu mengeroyok Israel, dan pada 1967 waktu itu Iran berada dibawah kekuasaan Syah Pahlevi yang betul2 berorientasi kepada Amerika. Namun Iran dari dulu hingga sekarang sama sekali bukan musuh sesungguhnya bagi Israel, hal ini terbukti bahwa kerja sama dibelakang layar antara Israel-Iran berhasil menghancurkan pabrik bomb nuklir yang dibangun oleh Sadam Hussein. Iran merupakan kuda hitam yang menjadi tunggangan Amerika, artinya ber-pura2 menjadi musuh Amerika tapi dibelakang layar negara ini mensupplay berbagai informasi penting yang mengancam kepentingan Amerika dan Israel dijaziran Timur Tengah. Ancaman yang serius bagi Israel tetap sama yaitu bangkitnya militerime di Libanon bersamaan dengan militerisme di Syria. Pecahnya perang hanya tergantung dari kemampuan Ashad presiden Syria dalam menetralisir radikalisme rakyatnya sendiri, dan juga kemampuan pemerintah Libanon dalam menekan dan melucuti Hezbollah. Ny. Muslim binti Muskitawati. ------------ --------- --------- ------ ============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= === Dengan milis Nongkrong Bareng Anda dapat saling sharing pengetahuan & pengalaman, diskusi, maupun "menuai" berbagai informasi lainnya yang telah "ditabur" oleh rekan-rekan pengguna milis untuk pengembangan diri dan Berbagi cerita ~:: Nongkrong Bareng ::~ Bebaskan Ekspresimu ============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ======= Setting Email (send blank email to): Subscribe (Daftar) : nongkrong_bareng2- subscribe@ yahoogroups. com Normal Penerimaan email : nongkrong_bareng2- nor...@yahoogrou ps.com Hanya Menerima email harian : nongkrong_bareng2- dig...@yahoogrou ps.com Kirim email ke Milis : nongkrong_bareng2@ yahoogroups. com http://groups. yahoo.com/ group/Nongkrong_ Bareng2 ============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ======== Yahoo! Groups Links Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/
