Salam,
Orang Islam yang menginginkan negara Islam dimana syariat Islam berlaku, tidak 
membutuhkan kemajuan seperti interpretasi  orang kafir.
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Sen, 12/4/10, muskitawati <[email protected]> menulis:


Dari: muskitawati <[email protected]>
Judul: -:: Milist NB::- Apakah Islam Bisa Maju ???
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 12 April, 2010, 8:30 AM


  



Apakah Islam Bisa Maju ???

Jawabnya gampang, pertama jelaskan dulu definisi maju itu apa ??? misalnya, 
kalo anda anggap definisi "maju" itu berarti kembali ke cara teladan hidup Nabi 
Muhammad dizaman dulu, misalnya membuat api unggun dengan cara mengadu dua buah 
batu ber-ulang2 hingga keluar apinya.

Atau, anda definisikan kata "maju" ini berarti kuliah di IAIN hingga 
mendapatkan gelar doktor dibidang dakwah, maka cara ini bukan cara Islam 
meskipun kuliahnya dibidang agama Islam. Karena tidak pernah ada teladan nabi 
Muhammad yang nyatanya tidak pernah sekolah ataupun kuliah. Jadi kalopun anda 
kuliah meskpun di jurusan Islam, tetap aja itu bukan cara2 Islam apalagi mau 
dianggap sunah nabi.

Jadi, dari contoh2 diatas, yang namanya "maju" atau "kemajuan" adalah 
perubahan, dan perubahan itu bisa negative atau positive. Tapi yang umumnya 
disebut "maju" atau "kemajuan" selalu maksudnya perubahan yang positive 
tentunya. Dan untuk perubahan yang negative tidak pernah disebut kemajuan tapi 
sebaliknya dinamakan sebagai "kemunduran" .

Jadi, kalo kita cuma berpegang bahwa "maju" atau "kemajuan" adalah perubahan, 
maka akan jadi Jelas, Islam melarang perubahan, bahkan ditekankan setiap 
katapun tak boleh berubah. Makin jelaslah, Islam yang tidak boleh berubah atau 
diubah memastikan Islam tidak mungkin mencapai kemajuan. Padahal, nabi Muhammad 
sendiri suka akan perubahan, bahkan dia sendiri adalah pengubah dari jahiliah 
menjadi jahanamiah. Dan akhirnya dia digelari pedophiliah, karena pedophiliah 
ini juga artinya mengubah, yaitu mengubah nasib anak2 gadis yang tadinya punya 
harapan masa depan malah menjadi tidak berpengharapan.

Jadi, Sunah nabi itu bukanlah artinya kemajuan, juga bukan status quo, 
melainkan artinya mundur kebelakang dengan cara meniru segala kebiadaban dimasa 
itu. Karena pedophilia dizaman dulu tidak dilarang dan tidak ada larangan, 
barulah dizaman sekarang pedophilia dikutuk sebagai pelanggaran HAM dalam 
merusak nasib dan masa depan anak2 gadis dibawah umurnya.

Demiianlah, kalo mau berpihak kepada kemajuan, otomatis pedophilia harus 
dilarang, tapi kalo mau mempertahankan pedophilia berarti agama Islam 
mempertahankan peradaban primitive dimasa lalu yang dikutuk dimasa sekarang.

Topik ini kayaknya cukup menarik untuk dijadikan bahan diskusi.

Ny. Muslim binti Muskitawati.









      Apakah saya bisa menurunkan berat badan? Temukan jawabannya di Yahoo! 
Answers!
http://id.answers.yahoo.com

Kirim email ke