Richan wrote :
Saya tidak tahu karena saya belum pernah mendengarnya bro, tetapi ciri2 
musik surga itu sendiri anda bisa membaca The Voice in Speach and Song.

Sugih wrote : bro Ichan.. masalahnya begini lho.. kita khan sering
mendengar istilah "musik dunia" dan " musik surga".. tetapi terlebih
dari itu semua sebetulnya ada yang harus kita selidiki.. yaitu apa
yang Tuhan kehendaki.. lebih tepatnya "persembahan musik seperti apa
yang Tuhan mau terima". seperti persembahan Kain dan Habel. ada yang
diterima, ada yang ngga. lalu dimanakah "standar" yang dijadikan acuan
bahwa itu berterima di mata Tuhan? kalo saya ya bro.. saya mau
tekankan dengan sangat jelas.. duh harusnya pake stabilo biar jelas..
hehe.. saya tulis besar aja ya.. SAYA INGIN MENGETAHUI JENIS MUSIK
SURGA DARI ALKITAB. BUKAN DARI BUKU-BUKU LAIN SEPERTI 'THE VOICE IN
SPEACH AND SONG dan sebagainya... silahkan cari dengan searching di
alkitab.. anda akan menemukan banyak sekali ayat yang mereferensikan:
Pujilah Tuhan dengan pujian yang terbaik, dengan ceracap, gambus,
kecapi (saya artikan bahwa itu adalah alat musik yang mereka tahu pada
saat itu. kalo ada drum, piano, gitar mungkin ditulis juga.. ).

Richan wrote :
Bro, ga musimnya lagi suasana seperti itu..dahulu Tuhan hadir di Kaabah 
bangunan, sekarang sudah hadir di kaabah hati.

Sugih wrote:
waduh, apakah kalo Tuhan sudah hadir di kaabah dalam hati lalu kita ga
akan naikan pujian untuk Tuhan? tentunya sekarangpun dunia udah ga
seperti ngaji, dan kenal do re mi.. sehingga musik yang di dunia
adalah do re mi. kalo saya lebih melihat ke arah mana penggunaan
alat-alat musik itu.. ke arah mana lagu-lagu itu dilantunkan..

zaman dulu, untuk pesta pun alat musik sama yang digunakan.. ada
tarian, ada lagu-lagu, ada musik-musik. dan sama seperti musik yang
diperdengarkan di gereja.. bedanya adalah ketika berada di Bait Allah,
semua dilakukan yang terbaik, ,dan jelas tujuannya adalah Tuhan. ya ga
sech?

bro, sebenarnya setiap orang memiliki standar atas lagu yang mereka
dengar. ada yang memang suka jazz, ada yang suka pop, ada yang suka
dangdut, ada yang suka clasic.  ada yang benci atau jijik kalo denger
dangdut, ada yang ga suka kalo denger rock, dsb.. tapi seseorang ga
berhak bilang dangdut itu musik setan karna mereka ga suka, dan bilang
musik clasic adalah yang terbaik karena bisa menenangkan hati mereka.. 

dan banyak sekali orang Advent yang mengatakan "COBA BACA BUKU "A",
ATAU KATA PASTOR "B".. sekali lagi saya mau tekankan.. BACA ALKITAB...
saya sepaham dengan perbaktian-perbaktian di gereja luar karena memang
mengacu kepada ALKITAB..

Richan wrote:
dalam hal ini ternyata satu paham nya kita dua hehe, bahwa tugas kita 
bukan menanam tetapi menabur.
taburkan saja sembarangan..kalo dia tanah yang subur..dalam waktu 
singkat dia akan mengeluarkan kecamba yg bisa kita lihat..kalo tidak 
ngapain jg dipaksa bukan? emang sudah takdirnya hati batu hahaha
baca perumpamaan Tuhan Jesus.

Sugih wrote:
masalahnya benih itu sendiri bingung.. mana tanah yang bener2 subur.
kalo tanahnya banyak batunya ya tetep aja kerdil. seperti gereja yang
BERTAHAN PADA TRADISI. coba kalo gereja mengikuti kata-kata Tuhan
(alkitab). sudah jelas tanah yang menjadi tempat berkembangnya
(gereja) kecambah itu adalah tanah yang subur.

Richan wrote:
Terserah saja, bagaimana cara masing2 lah untuk menjangkau orang 
lain..artinya bukan sesuatu yang mutlak dan baku.
Tetapi kalo anda mau melakukan reformasi organisasi supaya orang luar 
tertarik..sori sori itu lain kali ceritanya hehe
Gereja kita sudah punya standard bro. Kalo mau berkegiatan di luar 
standard kita, yah bikin saja bentuk penginjilan independen gitu..tapi 
jangan bawa2 organisasi kita, kayaknya ga ada masalah dengan itu hehe

Sugih wrote:
begini lho bro Ichan.. Tuhan menjangkau manusia itu dari semua style,
latar belakang, pendidikan yang berbeda-beda, dengan cara yang
berbeda-beda ya khan? ada yang melalui penyembuhan, ada yang melalui
khotbah, ada yang melalui menyaksikan kehidupan Yesus sendiri, ada
yang melalui pengampunan, dan sebagainya.. tapi terlebih dari itu
semua.. apa prinsip utama yang Tuhan Yesus lakukan? tolong perhatikan
ceritanya di alkitab.. Yesus bisa dibilang melakukan segala sesuatu
yang bertentangan dengan tradisi gereja yang kolot, selagi itu bukan
masalah prinsipil atau urgent atau bertentangan dengan Firman Allah.

mas Ichan bilang "GEREJA KITA SUDAH PUNYA STANDAR".. pertanyaan yang
paling mendalam buat kita semua.. apakah acuan standar itu? apakah
penatua jemaat? ataukah pendeta? ataukah buku-buku musik? atukah
buku-buku kesehatan? SAYA PRIBADI MAU MENGIKUTI STANDAR TUHAN, YAITU
ALKITAB. BUKAN STANDAR GEREJA. 

YANG SAYA INGIN REFORMASI ADALAH tradisi kita, paradigma berpikir
kita. yang tadinya mengacu kepada pendeta, yang tadinya mengacu kepada
kecocokan hati, mengacu pada budaya, sehiingga itu semua menghambat
pergerakan perkabaran injil Tuhan.. saya ga tau apakah anda ga pernah
merasakannya. kalo saya beberapa kali merasakannya.. 

Richan wrote:
Yep..penyembahan untuk Tuhan tetapi untuk setan juga bisa.
Itulah sebabnya kita harus memahami melodi surgawi itu yg gimana, supaya 
bisa membedakannya bukan?..jangan asal dihajar saja..!
Ellen G White sudah pernah mendengarkan musik surga itu..tetapi saya 
kecewa dengan informasi beliau hanya mengatakan kemerduan yg tak 
terceritakan hehe
pointnya penuh dengan holiness dan menceritakan kasih Jesus.

Sugih wrote:
saya sering berpikir. apakah kalo kita menyanyikan lagu nikita " di
doa ibuku" kita akan menyanyikan lagu itu untuk nikita? 

sebetulnya terletak di hati. kalo anda melakukan sebuah pujian untuk
Tuhan, anda doakan, saya rasa mustahil kalo pujian/doa anda akan
mengarah kepada setan. alias nyasar.. jangankan setan, saya pun bisa
nyanyikan lagu untuk anda kalo saya mau. tapi khan setiap saya
bernyanyi, saya bernyanyi bukan untuk setan ataupun anda. tetapi
Tuhan.. ya ga sech bro? 

hufff.. panjang juga nech nulisnya.. tapi begini lho bro ichan.. saya
mau menantang kita semua yang ada di milis. gimana kalo sesekali yang
membawakan seminar adalah orang dari gereja luar. sehingga sesekali
kita bisa melihat sudut pandang mereka..

saya paling ga suka sebuah penganut kepercayaan, yang fanatik menurut
kepada ulamanya, tanpa tahu dasarnya dari mana, maknanya apa, ke arah
mana ajarannya, dsb. 

sebagai umat Advent, yang notabene-nya siap untuk kedatangan Tuhan
Yesus, kenapa kita ga berpacu kepada alkitab. lihat di alkitab. ga ada
1pun tulisan yang melarang semua jenis alat musik, yang melarang cara
worship yang memicu emosi jiwa, yang dapat menghipnotis kita untuk
lebih dekat sama Tuhan.. justru yang sering ditulis di alkitab adalah
lakukan pujian dengan cara yang terbaik, dengan semua jenis musik,
dengan sepenuh hati, dengan membawa semua emosi dan hati kepada
Tuhan.. oke, jika saya ada waktu untuk mencari ayat-ayat di alkitab.
saya akan tunjukan berapa kali alkitab menyatakan semua itu.

btw teman-teman udah menerapkan "BIBLE MEDITATION" belum? saya memang
ga hadir waktu di solo kemaren. tapi saya yakin acara tersebut baik
adanya. karena melatih kita untuk menyukai alkitab..

have a great dae lagi semua.. ingat.. start your day with God. open
your bible, dan lihat apa yang Tuhan kehendaki untuk kita lakukan hari
ini... 

best regards, Sugih Bastian

Kirim email ke