Buat teman di Ditjen Perbendaharaan
Membaca surat mas Nugroho, setali tiga uang dengan nasip saya. Nama saya
Mangappu Pasaribu Angkatan I Diploma I Medan tahun 1994. Saya ditempatkan
pertama kali di KPKN Pontianak tahun 1996. Seiring berjalannya waktu, saya
dengan sabar dan penuh komitmen bekerja serta melanjutkan kuliah S1 dan
berpikir bahwa saya suatu saat akan kembali ke Medan, tapi apa lacur, nasip
saya begitu apes, disaat kebijakan mutasi pada tahun 2003 yang akan
mengembalikan para lulusan Diploma ke daearah asal, saya malah semakin jauh
dimutasikan ke KPKN Benteng Pulau Selayar (SULSEL). Dulu pada saat di
Pontianak, saya masih bisa pulang ke Medan dua tahun sekali untuk
bersilaturahmi dengan orangtua, sekarang untuk pulang dari Selayar saya harus
meminjam uang dari bank apabila ada kepentingan mendesak dalam keluarga karena
biaya dan jarak yang sudah 2X lipat besarnya.
Sejak kecil saya sering sakit telinga dan apabila flu, dari telinga
saya selalu keluar cairan sehingga selama di Selayar setiap dua bulan sekali
saya harus berobat ke dokter THT di Makassar karena di Selayar tidak ada dokter
spesialis. Terus terang gaji dan TC saya habis untuk biaya berobat ke Makassar.
Atas alasan kesehatan. pada bulan Juni 2006 saya mengajukan pindah atas biaya
sendiri ke Medan. Saya sudah tidak kuat lagi dengan masalah biaya dan penyakit
saya belum juga sembuh. Meskipun sudah mendapat rekomendasi tertulis dari
Kepala KPPN Benteng yang dilampiri dengan surat-surat sakit dari dokter THT
yang menyatakan bahwa penyakit saya perlu di Operasi telinga namun Kanwil
Makassar membalas surat dengan alasan bahwa tenaga ybs masih dibutuhkan di KPPN
Benteng.
Kemudian pada bulan Desember 2006, saya mengajukan lagi permohonan
pindah atas permintaan sendiri yang disetujui kepala KPPN. Hal ini saya
beranikan karena penyakit saya semakin parah dah dari telinga sudah
mengeluarkan nanah dan darah. Saya sering sakit kepala dan sangat mengganggu
produktivitas dalam bekerja. pada bulan Januari 2007 saya menjalani operasi
Sinus dan Polip di RS Adam Malik Medan sementara penyakit telinga saya masih
akan dioperasi 6 bulan lagi.
Dalam keadaan tertekan timbul penyesalan kenapa saya dulu menuruti
orangtua untuk kuliah Diploma I padahal saya masuk Teknik Elektro di USU Medan,
saya memang mengalah demi adik-adik yang butuh biaya agar mereka juga bisa
mekanjutkan sekolah. Saya merasa terbuang jauh dari keluarga dan yang lebih
membuat hati sedih ialah teman satu angkatan sudah semuanya kembali ke Sumatera
Utara dengan kehidupan yang lebih baik sementara saya menjerit namun tidak ada
seorangpun peduli dengan penderitaan saya.
saya tidak tahu lagi harus bagaimana, mohonlah teman-teman yang di
Bagian Kepegawain mendengarkan dengan hati nasip saya yang lulusan Diploma I
ini. Bagi kakak-kakak kelas yang dari Diploma III, bantulah kami yang dari
Diploma I
Mangappu Pasaribu
KPPN Benteng Selayar
0852 553 177 17
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]