baru di iming-iming peningkatan salary dan tunjangan yang memadai
dengan mudah kita membawa nama Tuhan untuk janji-janji yang selama ini
belum kita tepati setelah reformasi berjalan 9 tahun. Malah mengumbar
janji lagi dengan kata-kata indah "prime service" janji yang lalu
belum lagi kita sadari dan kita perbaharui. Kata-kata manis yang
sangat pahit bagi rakyat kelas bawah yang berada jauh dalam pusaran
kekuasaan seperti anda. Apakah bahasa yang selama ini kurang di
tingkat bawah kurang dapahami sampai harus mengganti bahasa menjadi
bahasa "dupak bujang" yang biasa digunakan kepada orang yang hanya
dapat bekerja dengan di dupak kepada para bujang (pekerka nonskill)
tapi sayang para pejabat ini lebih senang berkomunikasi dengan bahasa
dupang bujang ini. padahal mereka banyak lulusan dari dalam dan luar
negeri s2, s3 dan s s yang lain hah !