--- In [email protected], "yondi_l" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> baru di iming-iming peningkatan salary dan tunjangan yang memadai
> dengan mudah kita membawa nama Tuhan untuk janji-janji yang selama ini
> belum kita tepati setelah reformasi berjalan 9 tahun. Malah mengumbar
> janji lagi dengan kata-kata indah "prime service" janji yang lalu
> belum lagi kita sadari dan kita perbaharui. Kata-kata manis yang
> sangat pahit bagi rakyat kelas bawah yang berada jauh dalam pusaran
> kekuasaan seperti anda. Apakah bahasa yang selama ini kurang di
> tingkat bawah kurang dapahami sampai harus mengganti bahasa menjadi
> bahasa "dupak bujang" yang biasa digunakan kepada orang yang hanya
> dapat bekerja dengan di dupak kepada para bujang (pekerka nonskill)
> tapi sayang para pejabat ini lebih senang berkomunikasi dengan bahasa
> dupang bujang ini. padahal mereka banyak lulusan dari dalam dan luar
> negeri s2, s3 dan s s yang lain hah !
>
Assalamu Alaikum.....
Pendapat mas/mbak yondi (coret yang gak perlu) ada benarnya tapi 
janganlah menilai perubahan dengan pemikiran yang negatif...iming2 
peningkatan salari dan tunjangan yang dimaksudkan itu bukannya tanpa 
persyaratan yang memiliki konsekuensi tinggi jika dilanggar (katanya 
bisa saja terjadi pemecatan). boz2 kita yang dipusat sana tuh jelas 
telah memikirkan dan mempertimbangkan dengan baik. jika kppn prima yang 
akan dibentuk ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan , pastinya 
kppn2 lainnya akan ikut lagi jadi kppn prima.
dukunglah smua perubahan yang mengarah pada peningkatan kualitas,produk 
atau apapun itu yang penting tujuannya baik...

Salam perubahan

Kirim email ke